Palm Memberikan Developernya Akses Lebih Awal Pada Mojo WebOS SDK
Pasaran smartphone ternyata tak hanya booming, tapi juga membuat persaingan para produsen makin memanas. Terus mengembangkan aplikasi untuk tetap bisa bersaing dengan Apple, Palm kembali berupaya keras akan hal itu. Melihat adanya posisi yang kuat dalam persaingan di pasaran PDA atau smartphone, Palm merasa makin greget dan harus membuat peluncuran Pre di pasaran lebih meningkat untuk bisa menyaingi produk Apple. Kemarin, di San Fransisco, di pameran Web 2.0, Palm mengumumkan bahwa sedang mempersiapkan peluncuran software “Mojo” lebih awal untuk webOS.
Tadinya Mojo SDK direncanakan untuk dikeluarkan sekitar tahun depan, tetapi para developer dapat mengajukan permohonan untuk dapat membuatnya lebih awal. Michael Abbott, senior vice president dari Palm, dengan sangat antusias menjelaskan “Developer adalah bagian yang sangat luar biasa penting dalam pengembangan webOS, dan kami berkeinginan untuk mendapatkan bantuan besar dari mereka. Saat ini, SDK akan segera tersedia untuk bahan dasar bagi para developer, dan kami sangat amat antusias dan mempercepatnya. Kami sangat senang untuk dapat bekerjasama dengan para developer untuk membuat pengembangan webOS yang unik ini akan memiliki lingkungan yang lebih baik.”
Pada aplikasi SDK akan dikembangkan dengan menggunakan bahasa web programming, seperti Javascript, CSS dan HTML. Bahasa ini nantinya akan ditanamkan pada OS yang baru ini. Aplikasi yang menggunakan SDK ini akan memiliki akses pada OS yang sebenarnya seperti kontak, kalendar, multitasking, notifikasi dan kemampuan GPS. Dan semua pengolahan ini dilakukan di local tidak harus bergantung pada server.
Tom Corad, Chief Technology Officer, Pandora, mengatakan bahwa pengembangan dari webOS akan lebih mudah ketimbang mengembangkan OS lainnya. Katanya “WebOS membuat pengembangan aplikasi mobile sangat luar biasa mudah dan kita akan segera mendapatkan versi baru dari Pandora. Dan karena webOS memiliki kemampuan multitasking, Pandora dapat berjalan secara background ketika Anda menjalankan aplikasi lainnya. Ini adalah platform yang sangat luar biasa hebat dan fleksibel.”
Fandango, sebagai salah satu pemain besar dalam industri ini, sudah memiliki aplikasi yang sejenis dan sudah berjalan.
Palm ingin segera mencobanya. Aplikasi akan dapat berjalan via standard based messaging system yang dikenal dengan Mojo Messaging Service. Pengguna dari Pre juga nantinya akan dapat mengakses classic Palm apps melalui MotionApps, sebuah emulator yang dapat menjalankan webOS melalui aplikasinya yang lama.
Palm nampaknya sangat agresif mengejar ketertinggalannya dari RIM, pasar yang dibentuk oleh Apple dan Google yang menjual handset mereka yang baru saja dibuka. Kini Palm, sedang mempersiapkan dengan matang, Mojo yang diharapkan akan dapat menjadi salah satu keunggulan Pre.











berita PTI