Salah satu website File Sharing terbesar di dunia, MegaUpload, resmi ditutup oleh Department of Justice di Amerika.
Situs file sharing ini secara resmi telah ditutup karena dituntut oleh Department of Justice di Amerika. MegaUpload sendiri adalah sebuah situs yang berbasis di Hongkong, namun konten bajakan mereka berada di server yang terletak di Amerika sehingga para pemegang hak cipta yang merasa konten mereka di bajak oleh MegaUpload langsung melakukan gugatan.
Situs MegaUpload diklaim telah membuat para pemegang hak cipta kehilangan pendapatan sebesar 500 juta USD. Dalam pernyataan resminya, Department of Justice menyatakan kalau pihak nya telah menangkap Kim Dotcom dan 3 orang karyawan MegaUpload di New Zealand.





6 comments
#1alternateJanuary 19, 2012, 10:33 pm
wah,,situs filesharing lainnya harus siap2 tuh.. semoga cuma megaupload saja yg ditutup..
#2aditJanuary 20, 2012, 12:49 am
ancrit…surem klo kayak gini terus kedepannya.say goodbye to inet…
#3dxJanuary 23, 2012, 2:53 am
wow, tapi gp ding cz q juga jarang pakai mega upload
#4ANTI SOPAJanuary 23, 2012, 5:34 pm
wah gila lu..
masa megupload ngebajak..
bukannya para cracker yang upload ke megaupload..?
begolah lu..
apa apaan..
tapi gpp.. hacker masih punya banyak ide buat upload software crackannya..
wkkwkwkw…
#5SOPA anak tai!January 24, 2012, 8:24 am
waduuh sedih skali!!!
gua kutuk si SOFA
gua dah ngehack brapa kali…
moga-moga aja yg lain gak kayak gini
udah Filesonic juga gak bisa berbagi file lagi…
haduh… dahlah kembali ke jaman nenek moyang kita
wkwkwkwk…
#6fauziJanuary 26, 2012, 7:59 pm
semoga black internet jadi hilang ,dan mengedepankan internet sehat sehingga tdk mencetak muka muka mesum baru keluaran dunia maya….
Add your comment