Teknik Captcha Dengan Objek Bergerak Sebagai Solusi Menutup Jalan Bagi Robot Hacker Yang Ingin Menelusup

india_captcha_breakers6

Apakah Anda masih awam dengan Captcha? Kalau Anda sering berselancar di dunia maya dan registrasi di suatu website, biasanya akan ada kode security yang berisi karakter alphanumerik yang harus Anda isikan sesuai dengan gambar, kalau salah maka Anda harus mengulangi pengisian. Kalau sudah benar maka tahap registrasi pun akan berhasil. Kode security itulah yang dinamai dengan Captcha.

Para ilmuwan di Tel Aviv University kini tengah bekerja pada teknologi captcha baru yang mereka rasa akan lebih sulit untuk ditelusupi oleh robot hacker. Sistem baru bergantung pada kemampuan orang untuk mengenali objek ketika objek tersebut bergerak, meskipun sistem baru ini mungkin jauh lebih sulit untuk dilihat ketimbang dengan gambar biasa.

“Manusia memiliki keterampilan yang sangat khusus yang bot komputer belum mampu menguasainya,” kata Profesor Danny Cohen-Or. “Kita bisa melihat apa yang disebut ‘munculnya gambar’, ketika suatu objek di layar komputer yang menjadi dikenali ketika bergerak dan mengidentifikasi gambar ini dalam hitungan detik.

“Meskipun seseorang tidak dapat melihat gambar sebagai objek diam pada latar belakang belang-belang, objek bergerak akan memungkinkan kita untuk mengenali dan memprosesnya.”

Teknik sintesis baru menghasilkan gambar 3D seperti orang berlari ataupun pesawat yang sedang terbang. Ini akan memungkinkan para pengembang untuk menghasilkan jumlah tak terbatas dari objek bergerak yang akan sangat hampir mustahil untuk dipecahkan oleh algoritma komputer.

Para ilmuwan mengingatkan bahwa eksperimen ini akan menyita waktu sedikit lama sebelum hasil penelitian dapat diterapkan di dunia nyata. Tapi mereka saat ini sedang mendefinisikan parameter yang mengidentifikasi tingkat kesulitan persepsi berbagai gambar yang dapat digunakan di masa depan teknologi keamanan web tersebut.

“Kami tidak mengklaim bahwa penelitian kami telah secara menyeluruh diselesaikan,” kata Profesor Cohen-Or. “Tapi kita mengambil langkah ke arah itu, sesuatu yang bisa menghasilkan captcha yang jauh lebih baik, untuk menyoroti perbedaan besar antara manusia dan bot.

Semoga saja nantinya penelitian ini menghasilkan cara yang lebih baik untuk bisa mengidentifikasi pengguna apakah seorang manusia ataupun robot, tanpa harus menyulitkan kita untuk melewati proses ini nantinya.

2 comments

#1henditoJanuary 7, 2010, 7:00 pm

penggunaan captcha ternyata juga susah dimengerti ama manusia. tulisannya aneh-aneh dan kadang ga terload sempurna bagi yang internetnya lambat.

menghalangi spambot apa manusia? keduanya sama-sama kena. hahaha. alias podo wae cuy

Add your comment

Nickname:
E-mail:
Website:
Comment:

Other articlesgo to homepage

Soundwave, Teknologi Sensor Gerak Terbaru dari Microsoft

Soundwave, Teknologi Sensor Gerak Terbaru dari Microsoft(2)

Setelah menghadirkan teknologi sensor gerak, Kinect, Microsoft dikabarkan tengah mengembangkan sebuah teknologi sensor gerak terbaru dengan nama Soundwave. Sesuai dengan namanya, Kontrol gerakan pada Soundwave didukung dengan speaker komputer, mikrofon, dan beberapa elemen suara lainnya. Dan untuk mendeteksi gerakan, Soundwave menggunakan efek Doppler. Soundwave bisa mendeteksi perubahan frekuensi dari gelombang suara dengan menggunakan suara yang

MirageTable, Meja dengan Teknologi Augmented Reality dari Microsoft

MirageTable, Meja dengan Teknologi Augmented Reality dari Microsoft(0)

Microsoft kembali memamerkan sebuah teknologi meja masa depan, MirageTable, yang merupakan sebuah meja yang dibekali dengan teknologi Augmented Reality. MirageTable adalah sebuah perangkat augmented reality yang memungkinkan pengguna pada lokasi yang berbeda untuk bekerja bersama melalui sebuah aktivitas di atas meja. MirageTable akan “mengelabui” mata dan juga otak pengguna dengan “seamless 3D shared task space” yang merupakan

Fujitsu Laboratories Kembangkan Teknologi untuk Menganalisa Kulit dengan Smartphone

Fujitsu Laboratories Kembangkan Teknologi untuk Menganalisa Kulit dengan Smartphone(0)

Fujitsu Laboratories mengumumkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan sebuah teknologi yang dapat mengukur skin tone manusia dengan sangat akurat melalui kamera pada sebuah Smartphone. Tidak hanya skin tone saja, Fujitsu mengklaim bahwa teknologi ciptaannya ini mampu mendeteksi kondisi kulit, spot dan noda pada kulit. Alatnya pun bisa menyesuaikan foto yang diambil di bawah cahaya yang berbeda-beda.

Touche, Teknologi Sensor Sentuhan untuk Seluruh Objek, Termasuk Air

Touche, Teknologi Sensor Sentuhan untuk Seluruh Objek, Termasuk Air(0)

Disney Research yang bekerjasama dengan para peneliti dari Universitas Carnegie Mellon akhirnya berhasil mengembangkan sebuah teknologi sentuhan terbaru yang diberi nama Touche. Teknologi ini memungkinkan benda-benda yang ada disekitar Anda dapat merespon terhadap sentuhan seperti halnya layar sentuh pada ponsel Anda. Teknologi ini juga dikenal sebagai Swept Frequency Capacitive Sensing. Cara kerja dari teknologi ini

TeleHuman, Teknologi Teleconference Hologram Dalam Bentuk 3D Dengan Bantuan Kinect

TeleHuman, Teknologi Teleconference Hologram Dalam Bentuk 3D Dengan Bantuan Kinect(0)

Para peneliti di Human Media Lab dari Queen’s University telah mengembangkan model teleconference hologram dalam bentuk 3 Dimensi (3D). untuk anda yang senang dengan film Star Wars, kira-kira konsepnya sama seperti yang ada dalam film tersebut. Proyek teleconference tersebut dinamai TeleHuman. Untuk menghadirkan hologram dari lawan bicara dalam bentuk 3D, para peneliti membutuhkan setidaknya 6

Virus Flashback Belum Tertangani, Kini Virus 'Python' Serang Mac dan Windows

Virus Flashback Belum Tertangani, Kini Virus ‘Python’ Serang Mac dan Windows(0)

Belum selesai dengan Flashback, kini pengguna Mac kembali dibuat takut dengan hadirnya serangan virus baru. virus tersebut dibuat menggunakan bahasa pemrograman Python dan menyerang dengan memanfaatkan celah yang ada pada Java. Bukan hanya Mac saja yang diserang, virus ini juga menyerang pengguna Windows. Virus yang terdeteksi sebagai Mal/20113544-A dan Mal/JavaCmC-A itu pun akan mengunduh file-file yang dibutuhkan

Virus Malware Flashback Di Apple Mac Bukan Turun, Tapi Terus Meningkat

Virus Malware Flashback Di Apple Mac Bukan Turun, Tapi Terus Meningkat(0)

Serangan virus Malware Flashback pada Apple Macintosh atau Mac dikabarkan terus menigkat. Padahal pihak Apple sudah berusaha menangkis serangan virus tersebut dengan berbagai cara. Sebelumnya sempat dikabarkan bahwa jumlah Mac yang terinfeksi Malware Flashback berkurang. Tapi pada kenyataannya, jumlah Mac yang terinfeksi BackDoor.Flashback.39 masih terus meningkat hingga mencapai angka 650.000. Beberapa waktu yang lalu, Symantec

Acer segera luncurkan Handset QWERTY Slide-Out berbasis Windows Phone 8.

Acer segera luncurkan Handset QWERTY Slide-Out berbasis Windows Phone 8.(0)

Generasi baru Windows 8 dari Microsoft telah siap berkolaborasi dengan beberapa smartphone, dan salah satunya kemungkinan besar adalah Smartphone besutan Acer yang satu ini. Acer merupakan salah satu brand ternama gadget yang dikabarkan akan memproduksi handset QWERTY slide-out  dengan menggunakan Windows Phone 8. Produk ini diproduksi untuk ditargetkan pada pasar low-end. Seperti yang diketahui sebelum 

read more
banner
Bisnis Pulsa
Yang Online:

Contacts and information

Social networks

Most popular categories

Switch to our mobile site