Salah satu fungsi jejaring sosial adalah memungkinkan semua orang bebas berbicara dan mengeluarkan pendapat. Namun, tak jarang banyak yang kebablasan dengan dalih kebebasan tersebut.
Twitter menambah teknologi baru pada situsnya, yang memungkinkan menyensor tweet di negara-negara tertentu.
“Mulai sekarang, kami memiliki kemampuan menahan konten dari dan untuk para pengguna di negara tertentu, namun tetap tidak mengabaikan ketersediaannya bagi pengguna di negara lain,” demikian pengumuman yang disampaikan Twitter melalui blog resminya.
Pada tweet yang disensor, Twitter akan memperlihatkan tulisan ’Tweet Withheld: This tweet from @username has been withheld in: Country’.
Untuk saat ini, Twitter belum menggunakan kemampuan barunya tersebut. Sensor ini akan dilakukan apabila mereka diminta menahan (withhold) sebuah tweet di negara tertentu.
“Kami akan berusaha agar pengguna tahu tweet yang disensor. Dan kami akan menandai dengan jelas apabila ada konten yang ditahan,” ungkap Twitter.
Beberapa saat setelah diumumkan, banyak yang khawatir mengenai kemampuan baru Twitter ini. Sejumlah analis menilai, komitmen Twitter terhadap kebebasan berbicara dan berpendapat bisa melemah jika sensor diberlakukan.





1 comment
#1anita rismawatiJanuary 27, 2012, 9:37 pm
menurutku itu tidak perlu karena terlalu berlebihan. terutama kasus suspended account yang marak&menurutku itu terlalu berlebihan. harus memohon pada form twitter yang terkadang penanggapannya terlalu lama&account tidak kembali tiba-tiba untuk selamanya. bukankah suspended account itu membuat seseorang menjadi malas menggunakan twitter?daya tahan facebook bahkan lebih mengerti 1 menit yang lalu komentar masih bisa dimengerti fb bahkan jika berlebihan dalam komentar hari esok fb masih bisa digunakan. tidak seperti twitter yang terlalu membatasi seperti hastag(#) yang tidak berfungsi bahkan langsung suspended account/akun yang ditangguhkan. menurutku ini seperti wordpress yang tidak tahan link.
Add your comment