Dunia online sedikit demi sedikit menggerogoti bisnis media offline. Bahkan media yang berusia 50 tahun pun terkena dampak dari merebaknya penggunaan internet. Majalah dewasa Penthouse yang beroperasi sejak tahun 1965, kini memutuskan untuk tak lagi memproduksi edisi cetak. Majalah dewasa yang berbasis di Inggris tersebut kini memutuskan untuk lebih fokus dalam pengembangan media online.

penthouse
Dikutip dari The Verge, FriendFinder Networks yang merupakan perusahaan induk Penthouse pun mengungkapkan kalau kebijakan terbaru ini dilakukan untuk tetap membuat Penthouse tetap kompetitif di masa depan. Terlebih lagi, kebijakan penghentian produksi edisi cetak seperti ini sudah lebih dulu dilakukan oleh Playboy yang merupakan kompetitor Penthouse. Tak hanya itu, majalah dewasa lainnya seperti FHM dan Zoo pun juga telah mendahului kebijakan penghentian produksi edisi cetak.

Sebagai gantinya, juru bicara FriendFinder Networks mengungkapkan kalau mereka akan lebih fokus dalam meluncurkan edisi digital. Dan terkait penghentian edisi majalah cetak ini, mereka juga akan melakukan efisiensi. Kantor Penthouse yang ada di New York pun akan ditutup dan selanjutnya akan dipindahkan dan menyatu dengan kantor FriendFinder Networks yang ada di kota Los Angeles.

Penthouse sendiri sempat dikenal sebagai majalah dewasa yang sanggup menyaingi Playboy. Terlebih lagi, Penthouse pernah menampilkan gambar telanjang Madonna pada tahun 1985, sebelum sosok Madonna dikenal luas. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Penthouse mengalami masa-masa yang suram. Sejak tahun 2008, Penthouse bahkan tak pernah lagi memperoleh keuntungan.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here