Pada awal bulan Februari lalu, Samsung telah memperbarui browser bawaan untuk perangkat Galaxy miliknya yang minimal telah menjalankan OS Android 5.0 ke atas. Update ini membawa API baru untuk memungkinkan pengembang membuat ekstensi anti iklan pada browser. Hanya selang beberapa hari kemudian, Google menarik salah satu ekstensi tersebut, yakni AdBlock Fast.

gsmarena_001
(Kredit: GSM Arena)

Namun ternyata cerita tersebut tak berakhir demikian. Pasalnya, setelah Google memblokir aplikasi anti iklan milik Samsung, AdBlock Fast dari Play Store, kini aplikasi tersebut muncul kembali di toko aplikasi milik Google itu, seperti yang dilansir GSM Arena, Rabu (10/2/2016).

Para pengembang di balik AdBlock Fast segera mengajukan banding keputusan Google yang menarik aplikasi mereka dari Google Play Store. Dan kini rakasasa mesin pencari itu telah berbalik sikap dengan mengizinkan ekstensi tersebut di toko aplikasi miliknya. Oleh karena itu, sekali lagi plugin tersebut dapat diunduh kembali dari Play Store.

Selain mengembangkan plugin anti iklan untuk browser yang menjalankan sistem operasi Android 5.0 Lollipop, para pengembang di balik AdBlock Fast juga tengah bekerja menghadirkan plugin yang serupa untuk perangkat yang menjalankan sistem operasi Android 4.0 atau lebih tinggi.

Namun untuk saat ini, perangkat yang dapat menikmati plugin tersebut setidaknya harus menjalankan sistem operasi Android Lollipop. Fungsi dari plugin itu sendiri, dapat memblokir iklan-iklan yang dirasa mengganggu pengguna saat berselancar di dunia maya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here