Aroma rambahan terbaru AMD tampak begitu terasa seiring kesuksesan raksasa teknologi tersebut dalam mengakuisisi salah satu startupĀ  yang berbasis di Austin, Nitero baru-baru ini.

amd akuisis nitero 00
Meskipun berlabel startup, Nitero termasuk salah satu perusahaan yang boleh dibilang mumpuni dan kenyang pengalaman dalam pengembangan teknologi chip nirkabel 60GHz yang diperuntukkan buat VR dan AR selama ini. Dan berkat penguasaan teknologi tingkat tinggi itulah yang tampaknya telah membuat AMD kepincut untuk mengakuisisi startup tersebut.

Selain manajemen yang berpindah tangan, kekayaan intelektual dan kemampuan rekayasa kunci startup tersebut kabarnya juga bakal berada dibawah naungan pengelolahan AMD. Dengan begitu, tentu sangat berdampak pada rencana AMD ke depannya untuk lebih serius mengembangan teknologi headset virtual reality generasi berikutnya.

Tren perkembangan teknologi headset VR bukanlah suatu hal yang baru sejauh ini. Dan tak dipungkiri ternyata ada beberapa produsen lain yang juga kabarnya telah lebih dulu mengembangkan teknologi headset VR ini, yakni mulai dari prototip Oculus Santa Cruz hingga yang terkini adaptor TPCast Vive besutan pabrikan Taiwan HTC yang siap masukĀ  pasaran global akhir tahun 2017 ini.

mark-papermaster
Sementara itu, keunggulan teknologi headset VR yang dimiliki Nitero ini konon terletak pada kemampuan performa low-latency-nya yang membuat gerakan seseorang dengan apa yang terlihat di layar akan terlihat lebih real dan tak ada banyak penundaan. Latency rendah sangat penting untuk menghadirkan pengalaman VR terbaik karena terlalu banyak penundaan maka akan dapat menyebabkan sakit kepala dan mual. Tak hanya itu saja, bobot headset yang berat juga tetap menjadi hambatan yang signifikan untuk mendorong adopsi VR. Maka dari itu perlu ada perangkat headset VR yang bagus yang memenuhi syarat untuk itu. Begitulah dengan apa yang telah diungkapkan oleh Mark Papermaster yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Bidang Teknologi dan Vice President senior di AMD dalam siaran pers-nya baru-baru ini.

Teknologi VR nirkabel yang baru diperoleh, membuat AMD dapat lebih fokus pada pemecahan tantangan headset VR generasi yang akan datang. Investasi teknologi jangka panjang AMD ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi komputasi dan grafis kinerja tinggi yang dapat menciptakan pengalaman komputasi yang lebih mendalam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here