AMD Perkenalkan Prosesor Ryzen, Pesaing Berat Core i7 dengan CPU ’16-core’

AMD Perkenalkan Prosesor Ryzen, Pesaing Berat Core i7 dengan CPU ’16-core’

BeritaTeknologi.com

Bicara soal prosesor, brand AMD tampaknya masih tertinggal oleh kompetitor abadinya, yakni Intel. Untuk mengejar ketertinggalannya, perusahaan yang berbasis di Sunnyvale, AS ini tengah mempersiapkan peluncuran prosesor terbarunya, yang bernama Ryzen. Lalu apa yang dimiliki oleh prosesor tersebut hingga layak disebut sebagai pesaing Intel Core i7?

amd-zen-december-2016-update_final-for-distribution-24-800x450-800x450

AMD Ryzen merupakan prosesor yang sebelumnya disebut-sebut sebagai “Zen”. Menurut Lisa Su, CEO AMD nama Zen menurutnya sudah cukup bagus, dan ia juga tidak menampik bahwa sebelumnya perusahaan tengah menggarap prosesor baru. Akhirnya, nama Ryzen digunakan untuk nama prosesor terbaru yang diklaim memiliki kemampuan tinggi.

Karena ditujukan sebagai pesaing Intel Core i7 6900k, spesifikasi yang dimiliki AMD Ryzen tak main-main. Prosesor yang memiliki prosesor octa-core dengan base clock 3.4GHz ini masih bisa ditingkatkan lagi sesuai dengan kebutuhan pengguna. Selain memiliki kecepatan dasar yang sudah sangat tinggi, AMD juga menyematkan teknologi untuk memvirtualisasi prosesor, sehingga sistem akan mengenalinya dengan prosesor 16-core. Teknologi semacam ini mirip dengan teknologi Hyper Threading pada prosesor Intel.

Tak hanya mengandalkan prosesor yang gahar, AMD Ryzen terbaru ini juga telah membenamkan L2 dan L3 cache dengan ukuran yang besar, yakni gabungan keduanya mencapai 20MB. Teknologi Sense MI juga telah dibenamkan AMD ke dalam prosesor Ryzen ini, yakni fitur adaptif untuk mengoptimalkan performa prosesor terhadap beban sistem. Dengan fitur tersebut, prosesor mampu meningkatkan kecepatan atau mengatur suhu secara otomatis.

Berbekal semua kemampuan tersebut, AMD Ryzen diklaim mampu menyaingi Intel Core i7 6900k yang selama ini dikenal sebagai prosesor gahar. Bahkan AMD mengklaim jika prosesor terbarunya lebih efisien daya dan lebih baik dalam memberikan performa.

Namun bagi Anda yang sudah bersemangat menantikan prosesor baru ini harus mencatat, apabila Anda ingin beralih ke prosesor ini maka Anda harus menyediakan biaya yang lebih tinggi karena prosesor ini menggunakan soket baru bernama AM4. Jadi, motherboard dengan soket lawas tidak mendukung prosesor baru tersebut.

AMD bakal menghadirkan proseosr Ryzen pada kuartal pertama tahun 2017 mendatang, namun belum diketahui kapan tanggal rilisnya. Bicara soal harga, jika kita mengamati AMD sering membanderol prosesornya dengan harga yang lebih rendah dibanding Intel pada kelas yang setara. Kemungkinan besar, AMD Ryzen juga bakal dibanderol di bawah harga prosesor milik Intel di kelas yang sama.

NO COMMENTS

Leave a Reply