Demam game Pokemon Go memang nampaknya sedang sangat tinggi, tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun juga ikut memainkan game ini. Berbekal teknologi Augmented Reality (AR), membawa gamer seolah-olah sedang menangkap Pokemon di kehidupan nyata. Selain itu juga, game ini juga mengharuskan pemainnya untuk bergerak bila ingin mendapatkan Pokemon.

pokemon-goo (1)

Kesuksesan tersebut nampaknya masih terus berlanjut hingga sekarang, dimana seperti yang dilansir dari TechCrunch, Senin (8/8/2016), pendapatan Niantic masih terus bertambah hingga kini. Dilaporkan oleh Sensor Tower, salah satu situs pengumpul data statistik aplikasi yang ada di toko digital, baik Google Play Store dan App Store, mencatat bahwa pendapatan Niantic dari game ini melonjak ke angka 200 juta USD atau setara dengan 2,6 triliun Rupiah.

pokemon-go-revenue

Bahkan Sensor Tower juga mencatat, angka pendapatan ini dua kali lipat dariĀ game besutan Supercell yang terbaru, Clash Royale. Sebelumnya kita juga sudah menginformasikan bahwa selama seminggu, Pokemon Go telah mendapatkan pendapatan hingga 180 miliar Rupiah. Kenaikan drastis ini diamati berasal dari semakin banyaknya game ini tersedia di berbagai belahan dunia, terutama di Jepang. Kemudian tidak lama menyusul beberapa negara di Amerika Selatan, lalu yang terakhir ini Niantic telah merilis game ini ke beberapa negara Asia, termasuk salah satunya adalah Indonesia.

Angka pendapatan ini disinyalir akan terus meroket karena data dari Sensor Tower ini dihitung sebelum Pokemon Go ini dirilis ke Asia. Nah buat kalian yang memainkan game ini, sudah berapa koin yang Anda habiskan untuk membeli in-game item pada game ini?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here