Gali Tibbon/Handout

Saat ini sudah cukup banyak ponsel di pasaran yang hadir dengan kemampuan fast charging. Teknologi tersebut pun memungkinkan proses pengisian baterai bisa dilakukan dalam waktu cepat. Namun bagaimana jika proses pengisian baterai bisa dipersingkat hanya dalam waktu 60 detik?

Hal inilah yang ditawarkan oleh sebuah startup asal Israel bernama StoreDot. Dengan menggunakan dana dari para miliuner serta perusahaan besar dunia, StoreDot pun berhasil menciptakan baterai smartphone yang hanya butuh waktu pengisian 60 detik.

Gali Tibbon/Handout
Gali Tibbon/Handout

Beberapa nama besar memang tercatat sebagai penyumbang dana penelitian yang dilakukan oleh StoreDot. Di antaranya adalah Samsung serta sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pemilik klub sepakbola Chelsea, Roman Abramovich. Baterai itu dikembangkan terkait dengan penelitian penyakit Alzheimer.

Meski mempunyai kemampuan canggih pengisian super cepat, bukan berarti baterai dari StoreDot ini tak memiliki kelemahan. Untuk saat ini, baterai tersebut memiliki daya tahan lebih rendah dibandingkan baterai yang kini ada di pasaran. Daya tahannya pun bahkan tidak lebih dari sepertiga baterai smartphone biasa.

Untuk melakukan proses pengisian super singkat 60 detik, tak sembarang charger bisa digunakan. StoreDot membutuhkan charger khusus yang bisa mentransfer arus hingga 80 Ampere agar baterai bisa terisi dalam waktu 1 menit.

Baterai ini sendiri belum mulai dipasarkan kepada masyarakat umum. Namun kalau nantinya pihak StoreDot memutuskan untuk menjualnya, kemungkinan besar baterai canggih ini akan dijual dengan harga sebesar 45 USD.

via Guardian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here