Samsung dan Apple merupakan perusahaan besar dunia, di mana smartphone flagship milik mereka memiliki peminat yang tingi meski harga smartphone flagship keluaran kedua perusahaan tersebut terbilang sangat mahal. Banyak penganggan di luar sana yang tidak mampu atau memilih untuk tidak menghabiskan uang lebih dari Rp10 juta untuk membeli sebuah smartphone. Hal ini yang menjadikan smartphone entry-level hingga kelas menengah menjadi pilihan.

Melihat banyaknya pelanggan di segmen menengah ke bawah membuat Samsung menggandakan usahanya untuk menciptakan smartphone murah dengan spesifikasi yang dapat bersaing. Setelah meluncurkan Galaxy M10 dan Galaxy M20, bahkan Samsung bisa membuat model smartphone lebih murah dalam model Galaxy A10.

Baru-baru ini, smartphone tersebut terlihat di database benchmark, dan hasilnya tampaknya smartphone kelas menengah milik Samsung tersebut akan bermain di harga yang murah. Berdasarkan hasil benchmark, smartphone tersebut menjalankan Android 9.0 Pie dan mengemas 2GB RAM.

Selain itu, tampaknya perangkat tersebut juga mengusung chipset Samsung Exynos 7885, tetapi clock-speed yang lebih lambat telah menyebabkan spekulasi bahwa itu bisa didukung oleh chipset Exynos 7904 sebagai gantinya. Sayangnya tidak banyak lagi yang diketahui tentang ponsel ini, seperti desainnya dan apakah kita menantikan display edge-to-edge dengan tampilan notch atau hole-in camera, atau jenis kamera lainnya yang bisa disembunyikan.

Untuk saat ini belum diketahui tanggal peluncuran dari perangkat tersebut, namun mengingat ajang MWC 2019 akan berlangsung bulan Februari mendatang, mungkin Samsung bakal mengungkap lebih banyak informasi mengenai smartphone tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here