Brand Smartfren saat ini menjadi merek yang sangat dikenal oleh para pengguna smartphone di tanah air. Bahkan menurut data dari Counterpoint, pada kuartal keempat 2014, Smartfren menjadi brand smartphone lokal terpopuler di Indonesia. Posisinya pun hanya kalah dari Samsung yang berada di posisi pertama.

Meski begitu, ternyata angka penjualan ponsel yang tinggi tak membuat Smartfren memperoleh keuntungan besar. Bahkan dalam laporan yang dikutip dari Detik, Smartfren Telecom ternyata mengalami kerugian sebesar 1,379 triliun rupiah. Kabar baiknya, angka kerugian tersebut mengalami penurunan sebesar 45,5 persen kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dari data tersebut pun diungkapkan kalau penghasilan terbesar Smartfren bukan dari penjualan smartphone, melainkan dari layanan paket data. Total sepanjang 2014, Smartfren memperoleh penghasilan dari layanan data sebesar 2,368 triliun rupiah. Selain itu, mereka juga memperoleh peningkatan omzet sebesar 21,6 persen ke angka 2,428 triliun rupiah di tahun 2014.

smartfrenSebagai informasi tambahan, Smartfren pada kuartal keempat tahun 2014 berhasil menguasai pasar smartphone tanah air dengan prosentase sebesar 15,4 persen. Angka penjualan Smartfren itupun berhasil mengalahkan brand lain seperti Evercoss, Oppo ataupun Advan. Mereka hanya kalah dari Samsung yang berada di posisi pertama dengan prosentase sebesar 26,4 persen.

via Detik TechinAsia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here