Qilai Shen, Getty Images

Penggunaan robot memang saat ini terus berkembang, apalagi seiring berkembangnya juga kecerdasan buatan. Tidak hanya membantu manusia dalam aktifitas sehari-hari, robot juga dinilai dapat menjadi teman manusia di masa depan. Tapi ternyata penggunaan yang serba robot tidak selalu berdampampak positif kepada manusia.

Seperti yang dilansir dari BBC, Kamis (26/5/2016), dikatakan bahwa salah satu perusahaan yang merakit smartphone iPhone, Foxconn, kabarnya memulangkan 6.000 pekerjanya. Diberitakan dari South China Morning Post, dikatakan bahwa Foxconn telah menggunakan robot untuk menggantikan pekerjaan para pekerja yang dipulangkan tersebut.

Qilai Shen, Getty Images
Qilai Shen, Getty Images

Dalam wawancara yang dilakukan BBC, pihak Foxconn Technology Group membenarkan bahwa perusahaannya telah menggunakan robot dalam kegiatan produksi komponen untuk perangkat smartphone. Namun mereka juga membantah bahwa akan mengurangi jumlah pekerja dalam jumlah banyak karena masih ada bagian yang tidak bisa lepas dari tangan manusia, seperti contohnya bagian riset dan pengembangan serta quality control.

Dari kabar yang beredar, disebutkan bahwa Foxconn adalah salah satu dari 35 perusahaan di Taiwan yang telah menggelontorkan dana sekitar 4 milyar Yuan atau sekitar 8,3 triliun Rupiah untuk menggunakan teknologi robot dalam proses produksinya.

Banyak para pengamat yang mengkhawatirkan tingginya angka pengangguran karena sekarang teknologi robot yang lebih canggih dan lebih efisien dalam melakukan suatu kegiatan. Apalagi banyak yang beranggapan bahwa penggunaan robot lebih murah dibandingkan harus membayar gaji para pekerja.

Jadi gimana menurut kalian? Apakah memang robot akan menggantikan peran manusia kedepannya?

(ND)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here