Game Pokemon Go memang menjadi game yang paling laris sejak awal kemunculannya di berbagai negara. Namun meski telah berkurang pemainnya, nampaknya game ini masih memiliki tempat bagi beberapa gamer, seperti salah satunya adalah YouTuber ini.

Pokemon-jail

YouTuber asal Rusia, Sokolovsky, adalah salah satu gamer yang memainkan game dengan teknologi Augmented Reality tersebut. Namun ternyata bermain game tersebut malah membawa pria tersebut ke jeruji besi. Seperti yang dilansir dari Ubergizmo, Selasa (6/9/2016), dikatakan bahwa pria dengan nama lengkap Ruslan Sokolovsky ini ditahan lantaran bermain game Pokemon Go di dalam Gereja All Saints di Yekaterinburg.

Pihak kepolisian Rusia mengatakan bahwa Ruslan ditangkap berdasarkan undang-undang KUHP Federasi Rusia pasal 22. Ruslan didakwa sengaja memancing kebencian, permusuhan, serta kehinaan. Sehingga Ruslan terkena sanksi kurungan penjara selama dua bulan, serta dapat bertambah hingga lima tahun lamanya.

ruslan-pokego

Di Rusia sendiri game ini memang tidak disambut baik oleh pemerintah karena kabarnya dapat digunakan untuk memata-matai. Namun Walikota Yekaterinburg, Yevgeny Roizman, mencoba untuk menolong YouTuber muda tersebut dengan mengatakan bahwa Ruslan tidak bisa ditahan begitu saja atas perbuatan bodohnya.

Pendapat lain justru dilontarkan oleh juru bicara Gereja Orthodox Rusia, Vladimir Legoyda. Melalui akun Facebook miliknya, disebutkan bahwa Ruslan Sokolovsky ini sering mem-posting hal-hal yang sensit, salah satunya adalah posting-an mengenai Charlie Hebdo. Legoyda malah menyebutkan bahwa penahanan Ruslan tidak ada sangkut pautnya dengan bermain Pokemon Go di dalam gereja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here