Pengawasan terhadap kegiatan aktivitas bermain anak nampaknya menjadi perhatian yang serius di kalangan para kepala sekolah di Inggris. Mereka pun menuntut agar para orang tua tidak membiarkan anaknya untuk bermain game yang mempunyai konten penuh dengan tindakan kekerasan.

Beberapa kepala sekolah di Inggris pun kini telah mengajukan aksi legal kepada orang tua yang terbukti melakukan tindakan pembiaran tersebut. Game-game yang dianggap mempunyai konten penuh dengan kekerasan tersebut di antaranya adalah Call of Duty serta Grand Theft Auto. Mereka menganggap kalau game-game seperti itu ditujukan untuk remaja yang berusia lebih dari 18 tahun.

GTA V
Para kepala sekolah itupun menganggap kalau orang tua memiliki peran sentral dalam melindungi anak di era digital seperti ini. Terlebih saat ini pemerintah Inggris juga mempunyai perhatian yang serius terhadap kasus pembiaran anak. Bahkan pelaku yang terbukti melakukan pembiaran atau bahkan abusing terhadap anak bisa mendekam di penjara selama lima tahun.

via Neowin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here