Baru-baru ini situs TechInsights mengungkapkan analisanya mengenai biaya komponen dan produksi dari smartphone Samsung Galaxy S9+. Hal yang mengejutkan adalah biaya produksi dan komponen ponsel tersebut ternyata totalnya adalah $379 atau hanya sekitar Rp 5,2 juta saja. Angka ini hanya setengah dari harga jual ponsel Galaxy S9+ di pasaran.

Berdasarkan informasi dari situs tersebut, komponen yang paling mahal adalah layar dengan panel Super AMOLED yang diusung oleh Samsung Galaxy S9+ yang diperkirakan mencapau $72,50. Sedangkan komponen kedua yang paling mahal adalah chipset Samsung Exynos 9810 yang ditaksir senilai $68. Sedangkan komponen lain yang cukup mahal adalah modul kamera yang mencapai $48.

Biaya produksi dan komponen Samsung Galaxy S9+ ini memang hanya setengah dari harga jualnya. Jika dibandingkan dengan iPhone X, harga komponen dan pembuatan Galaxy S9+ ini $10 lebih murah. Namun, angka produksi $379 ini murni hanya untuk komponen dan perakitan, tidak termasuk biaya riset, pengembangan, desain, distribusi, pajak, dan juga marketing.

Seperti yang kita ketahui, Samsung Galaxy S9+ ini masih mengusung spesifikasi layar yang sama dengan pendahulunya dengan ukuran mencapai 6,2 inci dengan aspek rasio kekinian, yakni 18,5:9. Resolusi layar Galaxy S9+ mencapai 2K dengan teknologi panel Super AMOLED yang sudah menjadi ciri khas Samsung, serta dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5. Samsung Galaxy S9+ menggunakan OS Android 8.0 Oreo dengan antarmuka Grace UX.

Sisi performa, Samsung Galaxy S9+ ini mengalami lompatan kinerja yang signifikan karena ponsel canggih tersebut ditenagai oleh prosesor octa-core Kryo dari chipset Samsung Exynos 9810 yang berlari dengan kecepatan 2,8GHz dan ditandemkan dengan RAM 4GB, serta diperkuat grafis mumpuni dari Mali-G72 MP18 yang powerfu. Adapun varian untuk China dan Amerika yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 845.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here