Berbagi aktivitas apa yang sedang dikerjakan melalui status di media sosial memang menyenangkan. Apalagi yang dikerjakan adalah hal yang positif. Tidak melulu harus apa yang sedang dikerjakan, kolom status pada media sosial juga sering digunakan untuk mengungkapkan isi hati yang sedang senang atau sedih, atau sekadar menulis hal-hal yang lucu.

status-fb

Namun tidak luput juga kolom status pada media sosial tersebut digunakan sebagai tempat mengumpat, mengejek, atau menghina. Seperti yang dilakukan oleh pengguna yang satu ini, yang mana diberitakan oleh Merdeka.com, Kamis (21/1/2016). Salah seorang anggota polisi di Toraja, Sulawesi Selatan, dia mengungkapkan kehebatan para jajaran polisi yang berhasil melumpuhkan anggota teroris, yang meyerang ibu kota negara kita, Jakarta.

Adalah Bripda Andrianto, yang membuat status di akun Facebook miliknya, menyatakan bahwa dirinya sangat senang atas keberhasilan para anggota polisi yang menumpas aksi terorisme tersebut. Namun pada statusnya itu juga dia mengatatakan, dimana anggota TNI pada saat kejadian tersebut. Dia juga mengatakan bahwa TNI justru sembunyi dibalik polisi dan mengatakan bahwa TNI penakut.

Status Facebook yang diunggah oleh Bripda Andrianto (Kredit: Merdeka.com)
Status Facebook yang diunggah oleh Bripda Andrianto (Kredit: Merdeka.com)

Tidak butuh lama, status tersebut mendapatkan berbagai komentar oleh netizen, bahkan langsung terdengar oleh Kapolres Toraja, AKBP Arief Satriyo. Spontan Bripda Andrianto mendapat teguran dari Kapolres Toraja dan langsung dihukum. Tidak hanya itu, kabar ini juga langsung sampai ke Wakapolda Sulawesi Selatan, Brigjen Polisi Gatot Edy Pramono, dan dirinya sangat menyayangkan atas aksi Bripda Andrianto tersebut.

Akhirnya dari pihak kepolisian pun sudah melayangkan permintaan maaf atas tindakan salah satu anggotanya pada Rapat Pimpinan Kodam VII/Wirabuana di Makodam VII/Wirabuana, yang berlangsung pada hari Rabu kemarin. Kini kabarnya Bripda Andrianto telah ditahan di Mapolda Sulawesi Selatan dan menjalani sidang pembinaan. Dirinya juga telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada pimpinan TNI langsung.

Nah makanya nih kalo bikin status di media sosial jangan sembarangan ya. Salah-salah justru status yang kita buat merugikan orang lain yang akibatnya sampe ke meja hijau.

(ND)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here