Handphone BlackBerry dikenal sebagai smartphone yang mempunyai kelebihan pada fitur keamanannya. Paling tidak itulah yang digembor-gemborkan oleh pihak perusahaan. Meskipun pada kasus yang lalu, handphone BlackBerry milik Wakil Presiden Boediono juga tak luput dari sasaran penyadapan pemerintah Australia.

A Blackberry logo is seen at the Blackberry campus in Waterloo

Meskipun begitu, ternyata pemerintah Amerika Serikat mempunyai kepercayaan yang tinggi kepada perusahaan asal Kanada tersebut. Bahkan Departemen Pertahanan Amerika baru saja memesan sebanyak 80 ribu smartphone BlackBerry yang bakal diberikan kepada para karyawannya.

Namun bukan hanya handphone BlackBerry yang dipesan oleh pihak pemerintah. Departemen Pertahanan AS juga memesan perangkat lain seperti iPad 3 dan iPad 4, iPhone 4S dan 5, Samsung Galaxy Tab 10.1, Galaxy S3 serta Motorola RAZR.

Munculnya kabar ini pun memberikan angin segar bagi BlackBerry. Bahkan dampak positifnya pun bisa langsung mereka rasakan. Hal itu terbukti dengan meningkatnya harga saham BlackBerry di bursa yang mencapai harga 10 USD per lembar.

via GSM Arena