Smartphone yang berisiko meledak ternyata bukan satu-satunya masalah yang harus dihadapi oleh Samsung. Consumer Product Safety Commission Amerika Serikat mengungkapkan permasalahan lain yang kini harus dihadapi oleh Samsung. Masalah tersebut adalah risiko meledak pada produk mesin coci top loading milik Samsung.

top-load-samsung

Menurut laporan yang dikutip dari Digitaltrends, sejak tahun 2015 terdapat 21 kasus meledaknya mesin cuci Samsung yang terjadi di berbagai tempat di Amerika Serikat. Termasuk di antaranya adalah dua insiden yang baru-baru ini dilaporkan oleh ABC. Dari total 21 pemilik mesin cuci Samsung yang meledak, terdapat 2 di antaranya yang memutuskan untuk melakukan gugatan hukum.

Kasus meledaknya mesin cuci Samsung ini diketahui hanya terjadi pada mesin cuci berdesain top loading. Utamanya yang diproduksi antara Maret 2011 hingga April 2016. Pihak Samsung pun telah berusaha untuk menangani permasalahan ini. Dan untuk sementara, pihak Samsung masih belum memberikan ganti rugi apapun kepada para korban.

Pihak Samsung mengklaim kalau kejadian meledaknya mesin cuci Samsung ini bisa terjadi karena adanya vibrasi abnormal. Entah karena kain yang dicuci terlalu banyak, atau bisa pula karena bahan antiair masuk ke dalam mesin cuci. Mereka juga menyarankan kepada para pemilik mesin cuci untuk menggunakan putaran ringan saat mencuci pakaian.

Untuk saat ini, kasus meledaknya mesin cuci Samsung dilaporkan hanya terjadi di Amerika Serikat. Namun tak menutup kemungkinan kalau kejadian ini juga menimpa pemilik mesin cuci Samsung di negara lain. Sebagai langkah antisipasi, Samsung pun sudah menyediakan halaman support khusus, di mana para pemilik mesin cuci bisa mengecek keamanan barang miliknya dengan memasukkan kode serial.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here