iphone-8-concept

iphone-8-concept

Bila kita melihat persaingan dari Samsung Galaxy S8 dan iPhone 8 yang akan hadir beberapa saat lagi, maka ada satu hal yang mungkin akan disesali Samsung. Yaitu sebab Galaxy S8 kehilangan satu fitur yang sangat diidam-diamkan: Fingerprint On-Screen atau memungkinkan fingerprint di seluruh bagian layar.

Padahal Samsung sudah merencanakannya berbulan-bulan lalu lewat paten fingerprint on-screen yang mereka daftarkan. Sayangnya, The Investor mengabarkan bahwa Samsung yang bekerjasama dengan Synaptics untuk membuat sensor ini, kehabisan waktu untuk mengimplementasikan fitur fingerprint on-screen di Samsung Galaxy S8.

Pada akhirnya, Samsung justru membuat keputusan yang “aneh” dengan menempatkan sensor fingerprint Galaxy S8 di belakang, dan dekat dengan kamera.

leak samsung galaxy s8

 

Solusi Berbeda

Nasib Samsung berbeda dengan Apple. Mereka justru dikabarkan sanggup memberikan fitur fingerprint on-screen sebab pertolongan 3D Touch yang bisa mereka sematkan di seluruh bagian layar iPhone 8. Fitur ini dikembangkan sendiri oleh Apple dan masih akan bernama Touch ID.

Bahkan bukan hanya fitur fingerprint on-screen saja. Apple kabarnya juga menyematkan 3D Sensing Technology di kamera depan iPhone 8 yang bertujuan untuk facial recognition atau pengenalan wajah. Inilah yang mungkin membuat iPhone 8 akan sedikit lebih bersinar dibandingkan Galaxy S8.

iphone-touch-bar-home-design

Sayangnya seperti dilansir MacRumors, analis Ming-Chi Kuo dari KGI Securities mengungkapkan fitur 3D Touch dan berbagai bentuk biometric scanner sangat rentan terkena overheating. Alhasil, Apple harus menambah komponen untuk melindungi hardware tersebut dengan menambah ongkos produksi per unit hingga US$ 5 atau sekitar Rp 66 ribu. Inilah yang membuat iPhone 8 akan sangat mahal harganya.

Jadi kira-kira siapa yang bakal menyesal ya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here