CEO Xiaomi (kredit: The Straits Time)

Tahun 2016 menjadi tahun yang sulit bagi Xiaomi dalam mengirimkan smartphone miliknya. Namun hal tersebut berhasil diatasi oleh perusahaan untuk tahun 2017 ini.  Sebuah laporan baru-baru ini mengatakan mereka telah mengirimkan 23.160.000 smartphone pada kuartal terakhir, meningkat 70% dari kuartal pertama 2016. Bahkan, pertumbuhan sebesar 328% juga tercatat di India untuk semester pertama tahun ini. Hal tersebut menjadikan Xiaomi sebagai produsen terbesar kedua setelah Samsung di negara tersebut.

CEO Xiaomi (kredit: The Straits Time)

Kini CEO Xiaomi, Lei Jun telah menargetkan pengiriman smartphone yang lebih tinggi untuk tahun 2018 mendatang. Perusahaan telah menargetkan untuk pengiriman 100 juta unit smartphone di tahun 2018. CEO Xiaomi mengatakan jika keberhasilan perusahaan yang diraih baru-baru ini tak terlepas dari upaya penelitian dan pengembangan untuk membuat smartphone lebih menonjol. Bahkan perusahaan juga telah berinovasi dengan menghadirkan Xiaomi Mi MIX yang memiliki desain full-screen.

Xiaomi juga telah meningkatkan penjualan offline-nya, dimana mereka telah membuka lebih banyak toko ritel terutama di negara asalnya, Tiongkok. Mereka menyadari bahwa pemasaran secara offline sama pentingnya, dan hal itu telah dibuktikan oleh Oppo dan Vivo yang berhasil melejit di jajaran brand smartphone teratas.

Xiaomi juga berencana untuk membuka sekitar 2000 Mi Home Store, dimana setengahnya berada di luar negara Tiongkok. Bahkan perusahaan itu juga akan segera membangun pabrik baru di India dengan bantuan dari Foxconn.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here