Saat ini, chipset high-end dibangung menggunakan proses 10nm, namun di masa mendatang akan beralih ke proses 7nm. Menurut sebuah laporan baru dari Korea Selatan, Qualcomm telah mengetuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) untuk memproduksi chipset generasi berikutnya yang menggunakan semikonduktor 7nm.

Qualcomm Snapdragon

Jika laporan tersebut memang benar, itu akan menjadi sinyal langkah besar bagi Qualcomm yang saat ini selaras dengan pemain utama dalam industri semikonduktor. Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Qualcomm telah berpindah ke TSMC untuk produksi chip 7nm miliknya. Jika ini benar, itu akan mengakhiri kemitraan foundry dengan Samsung Electronics, yang juga sebagai salah satu raksasa di industri semikonduktor.

Saat ini belum ada konfirmasi yang pasti, namun jika Qualcomm benar-benar pindah ke TSMC, itu akan menjadi pelanggan terbesar kedua dimana Samsung akhirnya kalah. Apple sendiri adalah pihak terbesar pertama yang memindahkan bisnis produksi prosesor dari Samsung ke TSMC.

Sebelumnya, Qualcomm dikabarkan telah merancang dan mengembangkan prosesor Snapdragon 7nm dengan menggunakan alat pengembang chip yang telah didistribusikan oleh TSMC sejak semester kedua tahun lalu. Perusahaan ini dikatakan berencana untuk memproduksi massal chip ini antara akhir tahun ini dan awal tahun depan.

Bisnis Samsung sendiri mungkin tidak akan terdampak secara langsung karena sudah dikontrak untuk memproduksi prosesor dan modem chip 10nm milik Qualcomm, tetapi dampaknya bisa terlihat mulai tahun depan ketika tidak mampu mempertahankan pelanggan baru untuk mengisi gap setelah ditinggalkan Qualcomm.

Qualcomm akan meninggalkan gap atau kesenjangan yang cukup besar jika memutuskan untuk pergi dari bisnis Samsung karena menyumbang 40% dari seluruh penjualan bisnis Samsung foundry. Kendati demikian, belum ada konfirmasi dari salah satu perusahaan yang terlihat, dimana kabar ini bisa menjadi benar ataupun salah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here