Pada bulan November lalu, MediaTek telah mengumumkan bahwa mereka sementara ini akan absen dari segmen pasar chipset high-end dan akan lebih fokus pada segmen mid-range. Hal ini tentu saja adalah respon dari chipset high-end miliknya yang tidak laku, dimana hanya Meizu Pro 7 dan Pro 7 Plus saja yang menggunakan chipset Helio X30. Bahkan jika mengingat duo smartphone flagship milik Meizu itu tidak begitu menguasai pasar, tentu kita bisa berasumsi jika penjualan chipset high-end milik MediaTek sangat mengecewakan untuk tahun ini.

Sekarang, General Manager MediaTek, Kuan Chou Chen, mengungkapkan bahwa perusahaan akan meluncurkan dua prosesor P-series baru pada tahun 2018. Kinerja dari dua chip tersebut dikatakan mengesankan namun fokusnya akan berlanjut ke AI, edge computing, dan teknologi penglihatan komputer. Ini termasuk teknologi pengenal wajah, yang saat ini tengah menjadi tren sejak beberapa bulan terakhir. Selain pengenalan wajah, penglihatan komputer yang lebih canggih akan memungkinkan kemampuan penginderaan AR atau VR dan 3D yang lebih baik dari chip tersebut.

Meski petinggi MediaTek mengungkapkan jika performa dari chipset Helio P-series berikutnya akan mengesankan, namun ia tidak mengungkapkan secara spesifik rincian dari chipset tersebut. Sebuah rumor sebelumnya mengatakan bahwa chip Helio P40 akan memiliki CPU dual-core Cortex A73 yang kuat dalam arsitektur hexa-core.

Sementara chipset dari Helio P-series saat ini yang paling laris di pasaran adalah Helio P30, dimana chipset ini memiliki prosesor octa-core Cortex A53 2.3GHz yang dilengkapi dengan GPU Mali-G71 MP2, modem 4G LTE WorldMode, VPU (Vision Processing Unit), dan teknologi CorePilot 4.0 milik perusahaan. Beberapa smartphone saat ini yang sudah menggunakan chipset ini adalah smartphone keluaran Oppo dan Vivo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here