You are currently viewing Dana Didik, Startup Crowdfunding untuk Pengumpulan Pendidikan Pelajar Indonesia

Dana Didik, Startup Crowdfunding untuk Pengumpulan Pendidikan Pelajar Indonesia

Beragam situs crowdfunding yang ditujukan untuk sarana pengumpulan dana sudah cukup banyak dijumpai, baik tingkat nasional atau internasional. Di level tanah air, Kitabisa menjadi startup yang populer. Sementara di level internasional, Kickstarter, Indiegogo, ataupun Launchgood merupakan layanan yang kerap digunakan.

dana didik

Nah, startup bernama Dana Didik menawarkan layanan pengumpulan dana yang tersegmentasi dengan jelas. Mereka memberikan layanan untuk melakukan penggalangan dana pendidikan untuk mahasiswa. Startup ini pun menjadi jembatan antara seorang mahasiswa yang butuh biaya pendidikan dengan pihak yang bersedia menyediakan dana bantuan.

Dana pendidikan yang bisa diperoleh dari Dana Didik pun beragam, bisa berupa pinjaman ataupun donasi. Untuk donasi, donator bakal tidak meminta pengembalian dana. Sebaliknya, uang dari pengembalian donasi tersebut akan diputar untuk dana pendidikan mahasiswa lain. Kedua jenis dana ini pun dibuat dengan menggunakan skema pengembalian tanpa bunga alias bunga 0%.

Skema yang ditawarkan oleh startup ini bagi hasil pendapatan setelah mahasiswa tersebut lulus. Saat masih belum bekerja, penerima dana tidak diwajibkan mencicil pinjaman. Baru setelah mereka memperoleh pekerjaan, ada biaya bagi hasil yang harus mereka berikan. Dengan besaran antara 10-30% dengan durasi selama 30 bulan.

Startup ini pun memberikan jaminan kalau dana yang berhasil terkumpul pada layanannya bisa sampai pada pihak yang tepat. Dana Didik akan melakukan proses verifikasi, baik pengecekan data pribadi, di tingkat kampus, serta keluarga. Selain itu, mahasiswa yang turut serta dalam program ini haruslah mahasiswa tingkat akhir. Baik mahasiswa D1, D2, D3, ataupun S1.

Hanya saja, besaran dana yang bisa diterima oleh seorang mahasiswa pada layanan startup ini telah dibatasi. Seorang mahasiswan hanya boleh menerima pendaan antara Rp2 juta hingga Rp10 juta. Selain itu, pihak Dana Didik juga akan memberlakukan biaya transaksi dan arrangement sebesar 5%.

Dalam situsnya, Dana Didik pun mengungkapkan kalau beragam mahasiswa telah berhasil mereka danai. Baik mahasiswa yang menempuh pendidikan di universitas swasta atau perguruan tinggi negeri. Dengan memperoleh pendidikan yang layak, Dana Didik pun berharap agar mahasiswa tersebut bisa membawa keluarganya memperoleh kondisi ekonomi yang lebih baik. Tidak lagi berada di bawah garis kemiskinan.

Imam Baihaki

Penulis lepas di BTekno sekaligus pemilik dua handphone Nokia yang suka jalan-jalan.

Leave a Reply