You are currently viewing DASH, Robot Bersayap Berbentuk Serangga Bisa Berjalan Tapi Belum Bisa Terbang

DASH, Robot Bersayap Berbentuk Serangga Bisa Berjalan Tapi Belum Bisa Terbang

Para peneliti robot nampaknya kini tengah mengembangkan robot bersayap yang bisa terbang dengan mengepakkan sayapnya. Dynamic Autonomous Sprawled Hexapod disingkat DASH, adalah salah satu robot yang diharapkan menjadi robot pertama yang dapat terbang dengan cara mengepakkan sayapnya.

Robot dengan berat 25 gram memiliki enam kaki dan panjang 10 cm. Terdapat pula dua buah sayap yang dapat dikepakkan seperti layaknya sebuah serangga. Lalu terdapat pula ekor yang berfungsi sebagai stabilisator untuk menghadapi medan yang buruk.

Dengan segala yang dipunyainya tersebut, DASH mampu berjalan dengan hingga mencapai 1.29 m/s. Selain itu robot ini juga mampu memanjat lembah yang curam.

Namun sayangnya sayap yang dimiliki oleh robot ini masih belum dapat membuatnya untuk terbang selayaknya seperti serangga. Para peneliti tersebut mengatakan, kecepatan robot ini masih kurang untuk dapat membuatnya terbang.

Para peneliti yakin, jika robot ini dapat terbang sebagaimana mestinya, akan memiliki berbagai manfaat. Antara lain untuk pencarian korban kecelakaan atau bencana, mengeksplorasi daerah berbahaya dan lain-lain.

Imam Baihaki

Penulis lepas di BTekno sekaligus pemilik dua handphone Nokia yang suka jalan-jalan.

Leave a Reply