Saat ini berbagai perusahaan teknologi dan otomotif saling berlomba untuk menghadirkan mobil dengan fitur autopilot. Salah satunya adalah Tesla yang telah memperkenalkan mobil autopilot model S pada tahun 2015 lalu yang seketika langsung menjadi viral. Tentu teknologi ini sangat dinanti-natikan kehadirannya dalam kehidupan sehari-hari.

comma-one

Meski saat ini teknologi mobil autopilot masih dikuasai oleh perusahaan bersekala besar namun ternyata perusahaan rintisan atau biasa yang sering disebut startup tak ingin kalah dengan raksasa dunia. Kali ini seorang hacker yang sudah tidak asing, yakni George Hotz menujukkan kemampuannya dalam menghadirkan teknologi autopilot melalui startup Commai.ai.

Hacker yang kerap disapa GeoHotz itu yakin jika produk miliknya dapat bersaing dengan autopilot milik Tesla. Hotz yang menjalankan startup miliknya seorang diri itu sukses menarik perhatian dan berhasil mengundang para investor untuk membiayai proyek miliknya. Kini Hotz telah mengumumkan jika proyek miliknya sudah siap dipasarkan secara umum pada akhir tahun 2016 ini.

disrupt_sf16_geohot_george_hotz-3677

Namun proyek milik Hotz ini tidaklah sama dengan Tesla. Jika Tesla menghadirkan teknologi pengendalian otonomi secara otomatis pada Model S, Comma.ai menghadirkan teknologi pengendalian otomatis untuk bermacam-macam jenis mobil yang ada dipasar. Ini merupakan sebuah kotak add-on khusus bernama Comma One yang bisa dipasangkan ke mobil.

comma-one-2

Nantinya Comma One ini akan dilepas dengan harga US$999 atau setara dengan 13 jutaan, yang ditambah dengan biaya berlangganan software sebesar US$24 atau sebesar Rp300 ribuan per bulan.

Namun Comma One tidak akan benar-benar membuat mobil Anda dapat menyetir sendiri, karena Comma One sudah memiliki rute yang sebelumnya sudah ditentukan. Jadi mobil Anda hanya bisa menyetir sendiri pada jalur yang sudah ditentukan. Namun ini terbilang cukup keren, karena Anda tidak harus membeli mobil baru untuk merasakan teknologi menyetir secara otomatis, tanpa harus berurusan dengan gas, rem atau kemudi.

Namun tentunya dengan pengembangan lebih lanjut, proyek Comma.ai selanjutnya mungkin akan setara dengan Autopilot milik Tesla yang memiliki kemampuan melakukan akselerasi, melakukan pengereman, berganti jalur secara otomatis di jalan raya, serta menghindari hambatan secara otomatis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here