Tahun 2016 ini memang menjadi tahun yang kurang menguntungkan bagi Samsung. Seperti yang kita tahu bahwa perangkat flagship terbaru mereka, Galaxy Note 7, mengalami kendala pada bagian baterainya. Hal tersebut mengakibatkan perangkat tersebut meledak, khususnya di Amerika Serikat. Bahkan di Indonesia sendiri pemesanannya dibatalkan akibat dari masalah tersebut.

samsung-galaxy-note-7-banned

Menanggapi informasi yang beredar di pasaran, sampai membuat layanan pos enggan mengirim paket dengan perangkat smartphone Samsung tersebut. Seperi yang dilansir dari Softpedia, Jumat (7/10/2016), di Inggris Raya salah satu layanan pos lokal, Royal Mail, melarang siapa saja yang hendak mengirim atau mengantar pesanan yang berisi phablet Galaxy Note 7 tersebut.

Di Eropa sendiri kasus meledaknya perangkat dengan luas layar 5,7 inci tersebut sebenarnya tidak terdengar hingga kini. Namun karena adanya informasi mengenai perangkat Galaxy Note 7 versi “recall” yang mengeluarkan asap di pesawat belum lama ini, nampaknya membuat pihak Royal Mail melarang pengiriman smartphone tersebut. Bahkan dari kasus tersebut yang sudah kita beritakan sebelumnya membuat para penumpang pesawat dievakuasi.

Tidak hanya itu saja, para kurir pun enggan membawa kiriman yang terdapat perangkat Samsung Galaxy Note 7 tersebut. Meski informasi ini belum dinyatakan secara resmi oleh pihak Royal Mail, dari pengamatan Android Authority ada beberapa kantor Royal Mail yang melarang pengiriman Samsung Galaxy Note 7.

Royal Mail tidak sendirian, pada situs jual beli eBay, pengiriman perangkat Samsung Galaxy Note 7 yang dibeli secara lintas benua otomatis langsung dibatalkan.

Nampaknya meski telah melakukan program “recall” dengan mengganti baterai pada perangkat Galaxy Note 7, Samsung masih harus bekerja keras lagi untuk menyelidiki masalah tersebut. Apalagi Apple telah merilis perangkat iPhone 7 dan 7 Plus, ditambah dengan Google yang merilis Pixel dan Pixel XL, tahun sial bagi Samsung?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here