Sistem keamanan pada perangkat smartphone tiap waktu selalu mengalami peningkatan. Ingkatkah Anda pada awal kemunculan smartphone, sistem keamanan yang diadopsi masih menggunakan kombinasi angka dan pola-pola khusus? Kemudian terus berkembang mulai dari pengenalan sensor sidik jari yang digunakan untuk membuka perangkat smartphone, bahkan sekarang sudah ada smartphone yang menerapkan sistem keamanan yang menggunakan sensor pemindai Iris mata.

Fingerprint

Namun mengingat belum semua perangkat smartphone mengadopsi sistem keamanan dengan pemindai sidik jari, ternyata penggunaan sensor ini meningkat pesat. Seperti yang dilansir dari DigiTimes, Jumat (19/8/2016), pemasok komponen sensor sidik jari asal Tiongkok dan Taiwan sepertiĀ Egis Technology (Egistec), Elan Microelectronics, FocalTech Systems, Goodix Technology danĀ Silead menyebutkan bahwa pada tahun 2017, akan terdapat 50% smartphone yang telah menggunakan sensor sidik jari.

Hal ini berdasarkan angka permintaan yang semakin meningkat tiap tahunnya. Seperti di tahun 2015 lalu hanya terdapat 20% smartphone di dunia yang telah dibekali dengan sensor pemindai sidik jari. Kemudian meningkat pada tahun 2016 ini sebanyak 40%.

Di sisi lain, permintaan akan smartphone pada tahun 2016 ini juga meningkat pesat, mencapai angka 500 juta perangkat. Sehingga para perusahaan ini yakin pada tahun 2017 mendatang setidaknya sudah ada 50% perangkat yang dibekali sensor sidik jari.

Tapi ada kemungkinan angka ini tidak sepesat sekarang, karena kita tahu sudah ada sistem keamanan yang mampu memindai Iris mata, seperti yang terdapat pada perangkat smartphone terbaru Samsung Galaxy Note 7.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here