Sebuah smartphone dengan sistem keamanan tinggi saat ini cukup menjadi sorotan. Terlebih setelah munculnya kasus penyadapan yang diungkapkan oleh Edward Snowden. Dan untuk segmen ini, terdapat sebuah brand handphone baru bernama Blackphone yang mengklaim punya sistem keamanan tinggi.

Namun nampaknya klaim tersebut tidak sepenuhnya benar. Hal ini dibuktikan dalam acara Konferensi DEF CON yang. Dalam ajang tersebut, sebuah tim bernama @TeamAndIRC berhasil mengakses root handphone yang sebenarnya menggunakan OS berbasiskan pada Android Open Source Project (AOSP).

blackphone

Bahkan akses root yang dilakukan oleh @TeamAndIRC tersebut bisa dilakukan dalam waktu selama lima menit. Terlebih mereka dapat melakukannya tanpa harus membuka bootloadernya terlebih dahulu. Aksi yang dilakukan oleh tim tersebut pun menunjukkan bagaimana kelemahan sistem keamanan tinggi yang digadang-gadang oleh pihak perusahaan.

Fenomena ini pun menjadi angin segar bagi BlackBerry. Terlebih perusahaan asal Kanada tersebut terjun di bidang yang sama, yakni sama-sama menawarkan smartphone dengan sistem keamanan tinggi.

via Ubergizmo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here