Diterpa Gejolak, Twitter Bakal “Rampingkan” Jumlah Karyawannya

Diterpa Gejolak, Twitter Bakal “Rampingkan” Jumlah Karyawannya

by -

Akhir-akhir ini sosial media Twitter memang diterpa gejolak yang membuat sosial media dengan logo burung itu harus bekerja keras agar dapat menyelamatkan Twitter dari persaingan. Ternyata badai yang selama ini menerpa Twitter belum selesai, karena Twitter memiliki rencana untuk merampingkan karyawan atau pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah yang cukup besar.

kredit: Getty Images
kredit: Getty Images

Dengan adanya rencana pemutusan hubungan kerja ini akan berdampak pada berkurangya sekitar 8% dari jumlah karyawan Twitter atau sekitar 300 orang. Tentu dengan berkurangnya karyawan Twitter ini tidak langsung membuat pertumbuhan bisnis Twitter langsung naik, namun jika tidak dilakukan juga akan membuat pertumbuhan Twitter jalan di tempat.

Seperti yang dilaporkan Business Insider, Selasa (25/10/2016), menurut sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan jika rencana PHK ini akan diumumkan oleh Twitter pada pekan ini, sebelum perusahaan melaporkan pendapatan kuartal ketiga, dan sebelum pembukaan pasar saham hari Kamis (27/10/2016).

Seperti yang diketahui, hingga saat ini saham Twitter merosot hingga 40% yang membuat CEO Jack Dorsey berada dalam pengawasan ketat para investor dan pengamat bisnis dunia. Hingga saat ini, Twitter yang berada di bawah kepemimpinan Dorsey belum berhasil meningkatkan pertumbuhan jumlah pengguna yang masih jalan di tempat dengan angka 300 juta pengguna.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, sudah banyak beredar berita mengenai Twitter yang hendak dibeli oleh perusahaan lain, namun tampaknya perusahaan calon induk Twitter satu persatu mengurungkan niatnya untuk membeli Twitter.

NO COMMENTS

Leave a Reply