Pada bulan November lalu, kita dikejutkan dengan penarikan unit drone GoPro Karma. Setelah sempat ditarik, kini drone tersebut mulai dijual secara bebas lagi dan kini tersedia di situs resmi GoPro dan juga beberapa toko fisik lain di kawasan AS.

drone karma

Peredaran drone Karma sendiri terbilang masih seumur jagung, dimana drone tersebut mulai dijual pada bulan Oktober 2016 di AS dan setelah 16 hari penjualan perusahaan memutuskan untuk menarik unit Karma yang sudah terjanjur terjual. Sekitar 2.500 unit drone karma ditarik dari pembeli.

Lalu, apa penyebab ditariknya drone Karma? Menurut keterangan sebelumnya, GoPro Karma memiliki masalah teknis yang cukup berbahaya, yakni drone dapat mati secara mendadak saat terbang di udara. Tentu hal tersebut sangat berbahaya, selain merusak drone itu sendiri, objek yang berada di bawahnya juga bisa tertimpa drone.

Namun menurut hasil investigasi lebih lanjut, GoPro menemukan masalah mekanisme pengunci baterai pada drone. Pengunci tersebut dirasa kurang solid, sehingga bisa menyebabkan aliran listrik putus secara tiba-tiba meski sudah berada di udara. Dengan beredarnya lagi drone Karma, tampaknya GoPro sudah bisa mengatasi masalah tersebut.

Drone Karma sendiri merupakan drone yang dikhususkan untuk keperluan fotografi atau videografi, karena drone ini dapat dipasangkan dengan action cam GoPro. Tak ketinggalan, sudah terdapat gimbal untuk membuat kamera tetap stabil. GoPro Karma sendiri ditujukan untuk bersaing dengan drone buatan DJI yang sudah terkenal memiliki fitur canggih.

Sementara untuk harga, GoPro Karma tanpa bundling action cam dibanderol Rp10 jutaan, sedangkan untuk paket bundling dengan action cam GoPro Hero 5 dibanderol Rp14 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here