Kehadiran pesawat tak berawak atau sering disebut drone, tak hanya membawa manfaat bagi kehidupan manusia, namun juga terkadang merugikan orang lain bila tak menggunakannya dengan bijaksana. Oleh karena itu, penggunaan drone sendiri tak boleh sembarangan.

(Kredit: CNET)
(Kredit: CNET)

Di Amerika Serikat, drone dan pilot harus didaftarkan terlebih dulu ke US Federal Aviation Administration (FAA). Selain itu, untuk mengatasi penggunaan drone yang nakal, kini telah dikembangkan drone lebih besar yang mampu menembakkan jaring ke drone lain, seperti aksi pada film laga Spiderman.

Mengutip laporan dari CNET, Senin (11/1/2016), Mo Rastgaar, profesor teknik mesin dari Universitas Michigan Technological dan timnya, telah mengembangkan sebuah drone dengan inovasi baru. Drone baru ini memiliki kemampuan unik, yakni menembakkan jaring besar ke drone lainnya dari jarak 40 kaki atau 12 meter. Setelah berhasil melumpuhkan drone, kemudian akan membawa drone itu pergi.

Menariknya, tembakan jaring pada drone itu bisa menembak secara otomatis maupun secara manual yang dikendalikan oleh operator manusia. Profesor dan timnya Evandro Ficanha, seorang insinyur penelitian telah mengajukan paten untuk drone ini.

“Apa yang menjadikan ini unik adalah net atau jaring melekat pada tangkapan kami, sehingga Anda bisa mengambil drone atau menjatuhkannya di daerah aman,” kata Rastagar dalam laporan MTU tentang penemuan ini. “Ini seperti robot falconry” lanjutnya.

Dalam membuat drone ini, Rastgaar terinspirasi untuk membuat drone ini setelah ia menyadari bahwa penonton di game World Cup dilindungi oleh sniper. Namun, itu merupakan tindakan pencegahan dan tak akan membuat drone yang ditembak jaring rusak.

“Saya berpikir, jika ancaman itu berupa drone, Anda tidak benar-benar ingin menembak itu jatuh ke bawah karena itu akan meledak,”katanya. “Apa yang Anda ingin lakukan adalah menangkap dan mendapatkannya keluar dari sana,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here