Ketika perusahaan memperkenalkan Redmi Note 7, merekan mengatakan bahwa smartphone tersebut dibangun dengan material yang sangat kokoh. Tetapi untuk membuktikan pernyataan tersebut, tentu harus dilakukan dengan tes ekstrim, seperti memecahkan kacang kenari menggunakan layar smartphone.

Meskipun cara tersebut bukan cara yang wajar untuk menguji ketangguhan sebuah smartphone, tetapi cara tersebut boleh juga dilakukan jika ada yang mau melakukannya. Baru-baru ini salah satu pendiri dan Presiden Xiaomi, Lin Bin telah mengunggah sebuah video yang tampaknya memperlihatkan Redmi Note 7 sedang diuji ketahanannya.

via GIPHY

Video tersebut merupakan video slow motoin 960fps yang diambil menggunakan Mi 8, sehingga kita bisa melihat bagaimana Redmi Note 7 dapat memecahkan kacang kenari dalam gerakan lambat. Seperti yang bisa Anda lihat pada video, kacang kenari tersebut hancur berkeping-keping setelah dihantam oleh Redmi Note 7.

Sebelumnya, Redmi Note 7 telah mendapatkan Mode Malam Xiaomi yang biasanya terdapat pada smartphone flagship dan mungkinkah hal tersebut juga dapat menjadi pertanada bahwa fitur slow-mo juga akan datang pada Redmi Note 7?

Saat ini, Redmi Note 7 secara resmi mendukung perekaman voideo 1080p @120fps dan 720p @120fps. Sementara untuk dapur pacunya menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 660 yang mendukung perekaman video 720 @480fps. Xiaomi berhasil menghadirkan dukungan 720p @240fps dari chipset yang sama pada Mi 8 Lite, meskipun demikian ada beberapa ruang untuk ditingkatkan dan ini jika modul kamera serta komponen lainnya sesuai dengan tugasnya.

Perlu diingat bahwa chipset Snapdragon 845 sendiri sebenarnya tidak dapat melakukan 960fps tetapi menggunakan interpolasi, kecuali chipset tersebut memiliki ISP yang jauh lebih cepat untuk mencapainya. Smartphone dengan DRAM ditumpuk pada sensor gambar mereka adalah masalah lain, di mana itu dapat melakukan 960fps dengan baik namun dalam waktu yang singkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here