Raksasa situs jejaring sosial dunia, Facebook,  diminta untuk memperbaiki fitur Facial Recognition oleh Komisi eropa menyusul adanya kasus hapus akun Facebook masal di Finlandia. Selain itupun, Facebook diminta untuk lebih meningkatkan transparansi dan lebih melindungi data-data pribadi dari para penggunanya.

Perubahan ini tentunya tidak hanya akan terjadi di Eropa dan Amerika Serikat saja, melainkan akan berlaku untuk seluruh dunia, Facebook berjanji untuk meningkatkan kualitas pengamanan data-data pribadi para penggunanya.

Dalam hal ini, tentunya Facebook harus memenuhi hukum Uni Eropa dalam koridor hukum privasi data, dan perlu diketahui, bahwa peraturan yang mengatur  hak-hak pribadi di Eropa jauh lebih ketat dibandingkan di AS, terutama untuk urusan bagaimana data tersebut didapatkan.

Untuk  memenuhi komitmen ini Facebook setidaknya membutuhkan waktu pengerjaan yang intensif selama kurang lebih enam bulan mendatang. Facebook telah berkomitmen dalam mengimplementasikan, mempertimbangkan atau meningkatkan praktik terbaik yang direkomendasikan komisi perlindungan data.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here