Kepopuleran jejaring sosial Facebook tampaknya tidak sedikitpun menggoyahkan tembok raksasa Cina yang dikenal sangat kokoh itu. Dan demi menaklukannya, kabarnya baru-baru ini Facebook telah bersusah payah melakukan negosiasi kesepakatan dengan Baidu untuk mendirikan sebuah usaha gabungan jejaring sosial di negeri tirai bambu tersebut.

Setelah tahun 2007, tampaknya rumor ini kian santer berhembus. Dan kabar mengenai Facebook di Cina mungkin lebih masuk akal sekarang daripada sebelumnya.

Ada beberapa link antara Facebook dan Baidu, dan Zuckerberg sendiri kabarnya juga telah bertemu dengan CEO Baidu yang bernama Robin Li selama kunjungannya ke China pada bulan Desember 2010 yang lalu.

Meskipun waktu itu Zuckerberg mengatakan kunjungan itu hanyalah sebagai pengisi liburan saja, tetapi tidak menghentikan spekulasi yang banyak bermunculan akhir-akhir ini.

Seperti yang telah diketahui, Baidu sendiri telah mengoperasikan layanan mesin pencari terbesar di Cina. Dengan hengkangnya Google, praktis membuat Baidu memindahkan mesin pencarinya di luar perbatasan Cina untuk menghindari undang-undang sensor di negeri tirai bambu tersebut.

Kesepakatan antara kedua kekuatan penguasa jaringan internet ini tampaknya berpeluang akan menelurkan jejaring sosial baru, yang tidak terkait langsung dengan Facebook dengan cara apapun.

Jejaring sosial yang baru ini akan secara khusus diperuntukkan bagi pasar China saja dan tidak akan ada koneksi antara Facebook saat ini dengan situs jejaring sosial yang baru tersebut.

Meskipun kedua belah pihak telah dilaporkan terjadi kesepakatan, tidak ada tanggal yang ditetapkan untuk peluncuran proyek baru sejauh ini. Kemungkinan hal ini terganjal dengan permasalahan dalam memperoleh persetujuan dari pemerintah setempat untuk memulai situs jejaring sosial yang baru. Dan untuk sebagai perusahaan joint-venture China yang beroperasi dari dalam negeri Cina, maka sudah barang tentu harus pula mematuhi undang-undang sensor yang ketat setempat di sana.

Saat ini Facebook telah diblokir di China, meskipun beberapa warga telah menemukan cara untuk mengakses situs tersebut. Ada sedikit kesempatan bagi Facebook yang mengalami pemblokiran di negara tirai bambu tersebut dalam waktu dekat, namun godaan dari pasaran web terbesar di planet ini mungkin terlalu besar bagi Facebook untuk diabaikan sehingga pada akhirnya  membawanya untuk melakukan kesepakatan bersama Baidu baru-baru ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here