Fluent, sebuah layanan email yang digadang-gadang sebagai the next Gmail baru saja menutup layanannya. Dikutip dari The Next Web, permasalahan pendanaan menjadi hal membuat startup tersebut harus gulung tikar.


Email Fluent sendiri baru berjalan selama 6 bulan dalam versi beta. Email ini pun merupakan proyek tiga orang mantan pegawai Google dan telah memperoleh jumlah user cukup banyak, yakni 70 ribu akun. Selanjutnya, pihak Fluent akan memberikan waktu hingga 17 Agustus mendatang bagi para user tersebut untuk melakukan backup data.

Dalam pernyataannya, tim Fluent mengatakan bahwa mereka akan beralih pada proyek baru. Namun, tak menutup kemungkinan tim tersebut akan kembali mengerjakan email Fluent. Entah kebetulan atau tidak, penutupan email Fluent ini terjadi tidak lama setelah Google berhasil mengakuisisi Sparrow, sebuah layanan email client untuk iOS dan Mac. Lalu, apakah tiga orang mantan pegawai Google tersebut akan kembali menjadi pegawai Google?

(Via The Next Web)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here