Berbeda cara kerja Ransomware aslinya yang langsung meminta korbannya untuk membayar sejumlah uang demi keselamatan semua file sistem berharganya, sebuah malware baru yang dikenal sebagai Rensenware atau istilah lainnya sebagai guyonan (GAG) Ransomware justru memiliki cara kerja lain yang terbilang unik dalam memperdaya para korban-korbannya.

gag-ransomware

Adapun keunikan cara kerja Resenware sendiri, adalah memaksa korban-korbannya untuk memainkan game anime shooter bernama Touhou Seirensen (Undefined Fantastic Object) hingga mencapai skor 200 juta poin dalam mode Lunatic atau jika tidak mencapai skor yang ditentukan maka sebagai sangsinya korban tidak bisa mengakses lagi keberadaan semua file berharga di sistem komputernya.

Berdasarkan gameplay yang ada, sepintas tak ada yang salah dengan memainkan game anime shotter tersebut. Namun dibalik permainan game yang menyenangkan ternyata terbersit maksud tidak baik karena mengandung unsur pemaksaan hingga merugikan orang lain akibat pengekskripsian semua file berharga para korbannya yang tidak dapat diakses lagi selamanya. Dan bahkan sejak pertama kali ditemukan oleh Malware Hunter Team, keberadaan resenware ini awalnya disangka sebagai guyonan semata.

gag-ransomware-twitter
Sementara sang pembuat Resenware asal Korea yang kabarnya memiliki id Twitter, Tvple Eraser, baru-baru ini telah mengungkapkan permintaan maaf secara resminya atas keresahan yang terjadi. Apa yang dibuatnya selama ini pada dasarnya hanya untuk lucu-lucuan saja dan tidak ada sedikitpun niat  untuk menyerang komputer orang lain atau bahkan sampai merugikan banyak orang.

Game Touhou Seirensen yang menjadi target permainan para korban sejatinya adalah sebuah judul dari game shooting asal Jepang di tahun 2009-an. Para korban yang sistem komputernya terinfeksi bakal bisa melihat anime seorang pelaut wanita bernama Minamitsu “Sang Kapitan” Murasa yang muncul di dashboard komputer mereka. Dan bagi siapapun yang memainkan game ini tidak bisa mencapai target skor tertinggi yang ditentukan yaitu 200 juta poin, maka sebagai sangsinya sang pelaut wanita siap untuk mengenkripsi semua data berharga yang ada, seperti dokumen, musik, gambar, dan lain sebagainya.

Dan untuk menebus kesalahan yang dibuatnya, kabarnya ia pun langsung menarik kode sumber program resenware aslinya dari GitHub dan menggantinya dengan sejenis tool yang dapat menjinakan Rensenware tersebut.  Dengan keberadaan tool ini, dia berharap dapat membantu menetralisir sistem komputer siapapun sudah terinfeksi oleh rensenWare.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here