Jika berbicara konsel game portabel klasik pasti tidak akan lupa dengan Game Boy yang tamapaknya sudah menjadi legenda konsol portabel klasik. Kini ada Arduboy, yakni sistem game kecil dengan bentuk mirip Game Boy. Namun Arduboy memiliki banyak kemampuan, yang membuatnya lebih unggul ketimbang Game Boy.

arduboy

Proyek Arduboy sendiri telah mulai menggalang dana di situs Kickstarter tahun lalu. Pengembang Arduboy telah berjanji untuk membiarkan pemilik membuat dan memainkan game mereka sendiri dan menginstal game baru yang dibuat oleh pengguna lain. Setelah satu tahun berlalu, beberapa unit sudah mulai dikirimkan kepada pendukung proyek dan beberapa video tentang Arduboy sudah bermunculan di YouTube.

Arduboy sendiri memang jauh dari spesifikasi tinggi, dengan ukuran kecil, spesifikasi basic, dan gaya throwback merupakan bagian yang ia unggulkan dan membuatnya menjadi menarik. Konsol mini ini memiliki layar seluas 1,3 inci OLED, speaker stereo, dan enam tombol. Di bagian jeroan, terdapat penyimpanan 32KB, RAM sebesar 2,5KB, dan baterai 180mAh yang dapat diisi ulang. Arduboy sendiri diklaim dapat bertahan hingga 8 jam ketika digunakan bermain game.

Konsol tersebut dibangun di atas Arduino, sehingga platform tersebut harus dapat diakses oleh pengembang berbasis besar dan untuk mereka yang masih pemula. Perangkat ini dijual seharga $49 (Rp662 ribuan), yang terbilang tinggi untuk perangkat berspesifikasi rendah. Namun mengingat keunikan yang dimiliki perangkat ini, tentu nominal tersebut bukan menjadi masalah.

Sepertinya hanya ada beberapa buah permainan untuk Arduboy sejauh ini. Berikut beberapa video yang memperlihatkan kemampuan dari Arduboy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here