Kabar tidak menyenangkan berembus dari kantor pusat Google di Silicon Valley. Menurut laporan yang ditulis situs berita dunia, Reuters, Google telah menghentikan pengembangan serta kelangsungan proyek ini. Meski begitu, tak menutup kemungkinan kalau smartphone modular Ara masih tetap bisa dijumpai di pasaran dalam beberapa waktu ke depan.

project-ara-2-800x571

Dalam laporan ini, disebutkan kalau Google berusaha untuk melisensikan teknologi yang telah mereka kembangkan dalam Proyek Ara. Dengan begitu, para konsumen pun kemungkinan masih tetap bisa melihat rupa ponsel bongkar pasang ini secara langsung. Namun hingga saat ini, belum diketahui perusahaan mana saja yang tertarik menggunakan lisensi Proyek Ara ini.

Founder Proyek Ara sekaligus mantan kepala desain Google ATAP Dan Makoski seperti dikutip dari 9to5Google mengaku sedih mendengar kabar ini. Terlebih tim Proyek Ara telah berusaha keras untuk bisa mewujudkan keberadaan smartphone modular Ara. Secara personal, dia pun mengungkapkan kekecewaannya tersebut. Terlebih dia mempunyai harapan besar terhadap smartphone modular ini.

Meskipun begitu, dia tetap menghormati keputusan Rick Osterloh yang merupakan pimpinan divisi hardware di Google. Dia pun percaya kalau keputusan untuk menghentikan pengembangan smartphone modular ini dilakukan dengan alasan yang bagus.

Smartphone Ara dikenal sebagai salah satu proyek smartphone bongkar pasang yang hadir dengan desain menarik. Meksi begitu, saat ini sudah cukup banyak smartphone modular lain yang bisa dijumpai. Termasuk di antaranya adalah smartphone modular LG ataupun Motorola. Meski memang, cukup jauh kalau dibandingkan dengan smartphone Ara.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here