Google Kembali Lakukan Lompatan Besar Pada Keberadaan Chrome OS Unggulan Terbarunya

Google Kembali Lakukan Lompatan Besar Pada Keberadaan Chrome OS Unggulan Terbarunya

by -

Menempatkan sistem operasi lain selain Android di tablet semakin lama kian terasa seiring pembaharuan channel stabil terbaru yang diperuntukkan bagi keberadaan Chrome OS yang baru saja Google hadirkan. Keberadaan channel stabil platform yang sekarang telah diperbarui ke 64.0.3282 (versi Platform: 10176.65.0) dimaksudkan agar sebagian besar perangkat yang ada sanggup menjalankan Chrome OS kelak.

Paket yang dibangun saat ini telah mendapatkan sejumlah perbaikan dan pembaharuan keamanannya, dan Google memastikan kalau perangkat-perangkat yang ada juga akan mulai mendapatkan pembaruannya pula. Kehadiran tablet baru yang menjalankan Chrome OS ketimbang Android, kabarnya baru-baru ini telah Acer ungkap bertepatan pada penyelenggaraan BETT di London. Sejumlah fitur baru setidaknya telah diperkenalkan melalui keberadaan build terbaru tersebut.

Salah satu fitur yang menjadi terobosan baru tidak lain adalah munculnya metode yang lebih cepat untuk pengambilan tangkapan layar atau screenshot yang kabarnya kini dapat dilakukan melalui Chromebook dengan engsel 360 derajat. Berkat fitur baru tersebut, pengambilan screenshot dapat dilakukan dengan cara menekan tombol power dan volume down secara bersamaan seperti yang dilakukan pada umumnya melalui perangkat Android. Intent Picker untuk aplikasi Play juga telah diubah dan sekarang ditempatkan pada windows yang sama secara default dengan kemampuan override.

Selain pengaturan (setting) penyandingan layar sentuh, Google kabarnya juga telah memperbaiki kinerja lockscreen dan mengaktifkan VPN yang lebih ditujukan untuk dukungan Google Play Apps. Penyempurnaan khusus Android mencakup perbaikan untuk pipeline media yang dilindungi dan pengoptimalan pembaruan otomatis kontainer Android.

Sedangkan untuk perbaikan keamanan di update terbaru ini, ada tambahan mitigasi browser terhadap teknik serangan sisi channel spekulatif. Menurut catatan di bagian perbaikan keamanan yang Google hadirkan, akses ke detail dan tautan bug dapat dibatasi sampai sebagian besar pengguna diperbarui dengan perbaikan. Raksasa layanan itu tampaknya juga akan mempertahankan batasan jika ada bug di library pihak ketiga yang bergantung pada kemiripan projek lain, yang sayangnya sejauh ini masih belum diperbaiki kabarnya.

NO COMMENTS

Leave a Reply