Akhir-akhir ini, mata uang elektronik Bitcoin cukup menarik perhatian publik. Terlebih beberapa waktu lalu, nilai tukarnya sempat pencapai angka 1000 USD. Namun popularitas uang elektronik ini sepertinya bakal menyurut. Hal tersebut terjadi karena tak semua perusahaan menerima pembayaran dengan Bitcoin.

Yang terbaru adalah Baidu yang merupakan search engine terbesar di Cina. Keputusan Baidu tersebut dilakukan setelah adanya pernyataan dari Bank Cina yang melarang penggunaan Bitcoin sebagai sarana pembayaran. Tak hanya Baidu yang telah melakukan kebijakan ini. Operator telepon China Telecom pun sudah melakukan hal serupa.

Menurut kabar dari Coindesk yang dinukil dari Slashgear, bank-bank memutuskan untuk melarang pemakaian Bitcoin. Jadi, bukan hanya bank Cina yang melakukan pelarangan. Akibat pelarangan tersebut, nilai tukar Bitcoin pun menurun drastis ke angka 679.43 USD, merosot sebesar 300 USD.

Pelarangan mata uang Bitcoin dilakukan bukan karena dianggap mengancam sistem keuangan. Penggunaan Bitcoin dianggap bakal menganggu kebijakan moneter normal. Selain itu, Bitcoin juga dianggap sangat rentan untuk dipakai sebagai sarana money laundering.

via Slashgear

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here