Peperangan di dunia maya hampir setiap hari terjadi, bahkan tak jarang pula peperangan yang melibatkan negara. Dan contoh nyata adalah penyerangan cyber yang diduga dilakukan oleh hacker Rusia terhadap bandara terbesar di Ukraina, Bandara Internasional Boryspil Kiev.

Cyber-Attack

Juru bicara Anti-Terrorist Operation (ATO) Ukraina Andriy Lysenko mengatakan kalau praktisi ahli Ukraina menemukan kalau salah satu workstation yang ada di bandara Boryspil terinfeksi virus Black Energy. Alhasil, workstation tersebut pun sempat terputus dari jaringan.

Terkait penyerangan cyber yang menimpa Bandara Internasional Boryspil tersebut, pihak ATO pun langsung menghubungi CERT Ukraina (Computer Emergency Response Team). Selanjutnya, pihak CERT pun menyarankan administrator sistem di bandara untuk memeriksa adanya aktivitas mencurigakan atau tanda-tanda adanya infeksi melalui data log.

Lebih lanjut, vendor antivirus ESET pun melakukan analisis terkait virus Black Energy. Dari hasil analisis tersebut, mereka pun menemukan kalau virus Black Energy ternyata mempunyai keterkaitan dengan kelompok hacker Rusia yang bernama BlackEnergy APT.

Black Energy sendiri merupakan aplikasi malware yang secara khusus didesain untuk menginfeksi sistem  ICS/SCADA (Industrial Control Systems / Supervisory Control And Data Acquisition). Dan virus ini juga sebelumnya pernah menyerang fasilitas lain milik Ukraina, yakni jaringan komputer milik perusahaan energi Prykarpattiaoblenergo.

(BHK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here