Mungkin banyak dari Anda yang sudah mengetahui rumor tentang smartphone baru dari Samsung, yakni Galaxy Grand Prime (2016). Smartphone suksesor Galaxy Grand Prime yang meluncur pada tahun 2014 lalu memang sering muncul dalam berbagai bocoran, di mana pada bulan Agustus lalu muncul di database benchmark.

Kemudian minggu lalu kami juga sempat mendengar bahwa mereka akan meluncurkannya dengan Grace UX yang merupakan tampilan antarmuda Galaxy Note 7. Tampilan tersebut diperkirakan bakal menggantikan TouchWiz yang selama ini diusung Samsung.

Nah, sekarang tampakya semua rumor tersebut menjadi semakin jelas, di mana smartphone tersebut tidak akan menjadi Galaxy Grand Prime (2016). Samsung telah mengajukan aplikasi trademark untuk Galaxy Grand Prime+ di negara Korea Selatan, di mana hal tersebut dapat dibuktikan dengan bocoran screenshot di bawah ini.

galaxy-grand-prime

Hal yang menjadi keraguan adalah, perusahaan tidak akan menggarap dua varian Galaxy Grand Prime terbaru di waktu yang bersamaan, dan Galaxy GrandPrime+ bakal menjadi nama akhir dari handset yang memiliki nomor model SM-G532F. Selain itu, nama tersebut juga telah dikonfirmasi oleh seorang sumber terpercaya dari internal Samsung,  karena tampaknya ada hubungan antara nomor model SM-G532F dan nama produk Grand Prime+ dalam database internal perusahaan.

Samsung Galaxy Grand Prime+ sendiri bakal mengusung layar seluas 5 atau 5.1 inci dan ditenagai oleh chipset MediaTek MT6737T yang mengusung prosesor quad-core 1.4GHz Cortex-A53. Ada juga kapasitas RAM 1.5GB dan penyimpanan internal 8GB. Smartphone ini juga bakal menjalankan OS Android 6.0.1 Marshmallow langsung dari kotak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here