Setelah Meizu mengumumkan smartphone terbarunya, yakni Meizu Pro 7 dan Pro 7 Plus yang hadir dengan chipset Helio X30, tentu kita bertanya-tanya bagaimana performa yang dihasilkan chipset deca-core (10-core) tersebut. Baru-baru ini salah satu pengguna Weibo telah mengunggah hasil AnTuTu Benchmark Meizu Pro 7 Plus yang memiliki chipset Helio X30 dan RAM sebesar 4GB.

Banyaknya jumlah core pada sebuah chipset tidak lantas membuat kinerjanya menjadi sangat gahar. Hal ini terbukti pada hasil benchmark chipset Helio X30 yang mencetak skor 141982 pada aplikasi tersebut. Hal tersebut membuat perangkat yang mengusung chipset ini berada di bawah perangkat yang menggunakan chipset Snapdragon 821 seperti Xiaomi Mi Note 2 dan Mi MIX. Padahal seperti yang kita ketahui, chipset Snapdragon 821 memiliki prosesor quad-core.

Dari dahulu chipset buatan MediaTek memang masih kalah jika dibandingkan dengan chipset milik Qualcomm atau Samsung Exynos. Jadi jika Anda sedang mencari perangkat dengan performa paling powerful, maka Meizu Pro 7 bukanlah perangkat yang Anda cari. Namun smartphone ini dibekali dengan fitur yang tak dimiliki oleh flagship lainnya, seperti layar sekunder di bagian belakang.

Meski bukan yang terbaik, namun chipset Helio X30 ini masih patut diperhitungkan mengingat chipset tersebut sudah menggunakan proses manufaktur 10nm. Helio X30 memiliki 10-core, dimana chipset ini membawa peningkatan performa sebesar 240% dan penurunan konsumsi daya sebesar 60% dibandingkan chip generasi terakhir. Chipset ini juga memiliki performa grafis yang meningkat berkat GPU PowerVR yang telah diusungnya.

Namun lagi-lagi MediaTek masih tertinggal dengan Qualcomm dan Samsung Exynos jika tahun depan masih mengandalkan proses 10nm pada chipset flagship berikutnya. Seperti laporan yang telah beredar, Qualcomm bakal melompat ke proses 7nm dan Samsung Exynos melompat ke proses 8nm yang kemudian disusul ke proses 7nm pada pertengahan tahun depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here