Honor merupakan sub-brand milik Huawei yang kini tampil lebih percaya diri dengan produk-produk miliknya. Baru-baru ini, perusahaan telah meluncurkan smartphone mid-range terbarunya yang bernama Honor 7A. Jika dilihat sekilas, smartphone ini memiliki bodi metal yang mirip dengan Honor 8 Pro, bedanya Honor 7A tampil lebih segar dengan display berasio 18:9 yang tengah menjadi trend saat ini, karena desain seperti ini menawarkan bezel yang tipis termasuk pada bagian atas dan bawah.

Meski secara desain tidak begitu banyak hal yang istimewa dari desain Honor 7A, namun mengingat bahwa ini merupakan perangkat budget tentu adanya display 18:9 membuat daya tarik tersendiri. Smartphone ini mengusung layar seluas 5,77 inci beresolusi HD+ yang dilapisi dengan kaca 2.5D.

Sementara di bagian jeroannya, smartphone ini mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 430 yang memiliki chipset octa-core. Terdapat dua pilihan kapasitas RAM, yakni 2GB dan 3GB yang keduanya sama-sama mengusung penyimpanan sebesar 32GB. Honor 7A sudah menjalankan OS Android 8.0 Oreo dan memiliki baterai sebesar 3.000mAh.

Smartphone ini memiliki kamera depan beresolusi 8MP yang diletakkan di bezel bagian atas. Kamera depan smartphone ini mendukung fitur face unlock yang dapat memindai hingga 1024 wajah. Tak ketinggalan, ada juga soft LED flash yang dapat membantu pencahayaan saat selfie di tempat gelap.

Sedangkan di bagian belakang terdapat setup dual-kamera yang disusun secara vertikal. Setup dual-kamera ini terdiri dari sensor 13MP + sensor 2MP yang dapat digunakan untuk menangkap informasi kedalaman untuk bidikan mode potret. Di bawah kamera belakang terdapat pemindai sidik jari berbentuk lingkaran.

Untuk ketersediaanya, Honor 7A akan tersedia di pasar Tiongkok mulai 3 April 2018 dengan banderol harga CNY 799 (Rp1,7 jutaan) untuk RAM 2GB, dan 999 CNY (Rp2,1 jutaan) untuk varian RAM 3GB. Sayangnya, belum diketahui ketersediaan smartphone ini di pasar Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here