Persaingan smartphone memang semakin ketat, terlebih menjamurnya merek baru di pasaran, yang tak segan-segan berani bersaing dengan merek-merek ternama. Seperti Xiaomi dengan MIUI-nya dan juga harga yang ditawarkannya dengan spefikasi yang bisa dibilang sangat wah.

Namun strategi penjualan tidak melulu soal murah dan berbekal spesifikasi sangar. Dilansir dari ZDNet, Senin (26/10/2015), dari data yang dihimpun oleh salah satu lembaga riset di Tiongkok, Canalys, disebutkan bahwa penjualan untuk perangkat smartphone dari Huawei sendiri meningkat sebesar 81 persen dari tahun lalu. Sedangkan untuk Xiaomi sendiri masih berada diangka yang sama, sehingga membuatnya ketinggalan dari pesaingnya, Huawei.

huawei-vs-xiaomi

Selain itu, disebutkan juga dari lembaga riset lainnya, IHS Technology, yang menyebutkan bahwa angka penjualan smartphone untuk kuartal ketiga tahun 2015 ini yang berakhir pada 30 September lalu, Huawei berhasil menembus angka penjualan sebanyak 27,4 juta. Untuk Xiaomi sendiri tertinggal dengan selisih yang cukup lumayan jauh, yaitu sebanyak 18,5 juta.

Banyak faktor yang menjadikan Xiaomi harus mengakui kekalahannya dengan merek yang telah besar terlebih dahulu itu. Pasalnya, Xiaomi sendiri sedang berusaha untuk memasarkan produknya ke seluruh dunia. Selain itu, fokus bisnis Xiaomi yang terbagi-bagi menjadikan penjualan smartphone mereka tidak memperoleh angka yang memuaskan. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Xiaomi sedang mengembangkan sayapnya untuk terjun di dunia TV pintar dan Segway-nya.

Dari data IHS Technoogy disebutkan juga bahwa penjualan smartphone Xiaomi untuk tahun 2015 ini tidak bisa memenuhi target, sesuai yang telah ditentukan sebelumnya, sebanyak 80 juta. Xiaomi sendiri hanya mampu menjual 53,2 juta smartphone dari awal tahun 2015 hingga bulan September. Jelas selisih yang lumayan besar, kecuali Xiaomi mampu menjual 26,8 juta sisanya dalam 3 bulan terakhir ini.

(ND/ZDNet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here