twitter-peek-gadget

Ribuan produk alat elektronik, gadget, dan smartphone, meluncur setiap tahunnya. Apakah semua itu berhasil dan laku di pasaran? Tentu saja tidak! Dan apakah jumlah yang tidak berhasil ini cukup banyak? Hmmm, mari kita lihat langsung saja di tempat yang satu ini.

Itulah pikiran yang melatarbelakangi Samuel West membuat sebuah kumpulan barang-barang “gagal” dalam sebuah museum. Bernama Museum of Failure atau Museum Kegagalan, museum yang telah berhasil didirikan di Helsingborg, Swedia ini berhasil menampung berbagai macam produk-produk inovasi gagal yang sebelumnya mungkin tak pernah kita bayangkan keberadaannya.

Beberapa di antaranya ada alat kecantikan yang mengerikan, gadget tak berguna, dan smartphone yang buat kita “illfeel” atau membuat sebal.

Misalnya seperti gambar di atas, itu adalah Twitter Peek, gadget yang hanya bisa memungkinkan kita untuk membuka Twitter setiap hari. Tak ada kegunaan lainnya, dan dijual dengan harga 2 juta rupiah. Menyebalkan sekali bukan?

Selain itu, ada pula Microsoft Kin, Amazon Fire Phone, dan Nokia N-Gage! Berikut ini adalah video perkenalan Museum of Failure Innovation di Swedia dengan beberapa produk gagal di dalamnya:

Dari video tersebut, terlihat bahwa Samuel bukan hanya ingin tempat ini menjadi tempat yang “lucu” saja. Tetapi sekaligus menjadi pelajaran dan pengalaman berharga, terkadang kegagalan justru membuat sebuah perusahaan, bahkan seseorang, menjadi lebih baik di kemudian hari.

Tentu saja, Museum of Failure yang menjadi buktinya. Lewat cara mengumpulan barang-barang “gagal” tersebut. Keren!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here