drone-diving

Sebuah perusahaan asal Latvia bernama Aerones, boleh jadi berbangga dengan capaian produk yang berhasil mereka buat. Setelah lama berfokus pada kekuatan Drone-copter yang berhasil mengangkat beban lebih dari 100kg, mereka kini membuktikannya dengan kemampuan Drone tersebut untuk mengangkat manusia!

Ya, seorang skydiver Ingus Augstkalns menjadi orang pertama yang beruntung memperoleh pengalaman lompat dari Drone di ketinggian 330 meter. Dari sana Augstkalns terbang sebentar, kemudian mengembangkan parasut, dan mendarat dengan aman ke tanah. Berikut ini adalah videonya langsung dari Aerones:

Drone dengan 28-rotor ini berhasil mengangkat Augstkalns yang diangkat dari sebuah tower. Sepertinya Drone ini tidak bisa langsung mengangkat beban ketika angkatan, tetapi mampu setelah terbang secara seimbang. Tetapi CEO Aerones, Janis Putrams optimis mengatakan bahwa kedepan, kegiatan skydiving tidak perlu menggunakan pesawat terbang lagi. Kita tak perlu mengeluarkan banyak bahan bakan bila menggunakan Drone seperti percobaan¬†“dronediving” pertama ini.

Aerones memang sejak awal berfokus pada pembuatan Drone berkekuatan “raksasa”. Drone dengan biaya $37,000 atau sekitar 493juta rupiah ini menjadi buktinya. Secara teknis, Drone ini bisa mengangkat beban maksimal dengan baterai yang terpasang selama 10 menit. Mantab!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here