Secara umum smartphone yang telah beredar di pasaran memiliki layar datar dan ada pula yang memiliki layar lengkung seperti Galaxy S6 Edge namun tidak dapat ditekuk. Dengan berkembangnya teknologi, memungkinkan kita memiliki smartphone yang layarnya bisa ditekuk dengan layar fleksibel.

(Kredit: YouTube/Screenshot)
(Kredit: YouTube/Screenshot)

ReFlex merupakan prototipe smartphone yang mengkombinasikan layar FOLED seluas 6 inci beresolusi HD 720p yang dapat ditekuk dengan kemampuan multitouch dan sensor yang dapat menentukan berapa banyak layar dapat dibengkokkan.

Diresmikan oleh Queen’s University Human Media Lab, ReFlex menggunakan layar fleksibel untuk memulai menggunakan fitur tertentu. Misalnya, sambil menekan sisi kanan layar, halaman online akan membolak-balik dari kanan ke kiri seperti yang terlihat atau terasa seperti membalik halaman buku di dunia nyata.

Dengan menjalankan OS Android 4.4 pra-instal pada prototipe, layar fleksibel smartphone ini mencoba untuk tetap realistis, berpegang pada hukum fisika .Misalnya, semakin Anda menekuk layar, semakin cepat halaman e-book akan membalik.

Hal ini juga berlaku ketika digunakan untuk bermain game, seperti game Angry Birds yang mana bila Anda menekukkan layar dapat menarik ketapel untuk meluncurkan karakter burung pemarah. Dengan menggunakan umpan balik haptic, Anda akan dapat merasakan pengetatan katapel, atau halaman menjadi sebuah e-book. Umpan balik juga memungkinkan Anda untuk menavigasi lokasi Anda pada dokumen secara online tanpa melihat layar.

ReFlex akan diperkenalkan hari ini pada sebuah acara konvensi di Belanda yang memuat tema utama interaksi antara komputer dan manusia. Mereka yang terlibat dalam pengerjaan perangkat ini mengatakan bahwa itu adalah lima tahun lamanya untuk tersedia secara komersial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here