Semakin maraknya penggunaan radio kontrol quadcopter alias drone, membuat banyak vendor yang memberikan fitur-fitur khusus pada drone besutan mereka. Namun yang menjadi perhatian dalam penggunaan drone sekarang adalah keamanan pada drone yang diterbangkan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, dikutip dari Robohub, Kamis (7/1/2016), Intel mengakuisisi salah satu perusahaan yang fokus pada pemrograman drone, Ascending Technologies. Hal ini dikatakan oleh juru bicara Ascending Technologies, Matthias Beldzik, bahwa kedepannya, Intel dan Ascending Technologies akan fokus pada sistem keamaan drone saat terbang, seperti menghindari rintangan yang menghadang.

intel-Ascending Technologies

Dilain sisi, pada halaman blog resmi milik Intel disebutkan bahwa bisnis pada bidang Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau biasa kita sebut drone, memiliki potensi yang besar di masa mendatang. Dengan mengakuisisi Ascending Technologies, maka nantinya keduanya akan menciptakan chip dan sensor pada drone, yang akan selalu terhubung dengan perangkat seperti smartphone, tablet, bahkan komputer, demi keamanan pada drone.

Untuk nominal akuisisinya tidak diketahui secara pasti, namun dipastikan Intel menggelontorkan biaya yang cukup mahal untuk dapat memiliki Ascending Technologies yang berbasis di Krailling,  Jerman, dengan total karyawan berjumlah 75 orang.

Sistem yang telah dikembangkan Ascending Technologies adalah auto-avoidance, dimana fitur ini membuat drone secara otomatis dapat menghindari rintangan baik orang, pohon, kendaraan, bahkan pesawat. Tapi ternyata Ascending Technologies tidak sendirian, karena ada juga perusahaan besar lainnya yang menciptakan teknologi serupa yang diaplikasikan pada drone, seperti  Emlid, Airware, Teledyne, Boeing, CMU, MIT, dan masih banyak lainnya.

Wajar saja bila Intel tertarik pada teknologi ini, sampai-sampai mengakuisisi Ascending Technologies.

(ND/Robohub)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here